Diduga Oknum Polisi Terima Suap Kasus Pembunuhan Angeline

ilustrasi-suap
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kompolnas masih berada di Bali hingga Rabu besok (17/6/15). Keberadaan komisioner Kompolnas itu sedang melacak seberapa akurat kebenaran informasi yang sempat beredar santer adanya dugaan oknum kepolisian yang menerima suap dalam kasus pembunuhan Angeline Megawe.

Menurut praktisi hukum Aidi Johan SH MH, jika informasi itu benar sama saja oknum polisi yang menerima suap itu tak ubahnya bunuh diri. “Sama saja Polri bunuh diri,” tegas Aidi menanggapi tubasmedia.com di Jakarta, Selasa (16/6/15).

Masalahnya dalam pengamatan Aidi, peristiwa kematian Angeline itu sudah sangat menggugah nilai-nilai rasa kemanusiaan yang sangat mendasar kemudian ada yang memanfaatkan secara kontra produktif, itu sangat berbahaya dan berakibat seluruh rakyat sangat marah.

“Polisi jangan main-main dunia internasional pun sudah ikut memantau kasus ini,” tandas Aidi memperingatkan. Menanggapi kerisauan masyarakat atas informasi dugaan suap tersebut, Komisioner Kompolnas Hamidah Abdurahman mengatakan pihaknya lebih dulu melakukan konfirmasi pada Kapoldsa Bali Irjen Ronny F. Sompie.

“Sangat berbahaya sekali kalau polisi mau bermain-main dengan kasus ini,” kata Hamidah di Polda Bali Senin (15/6/15).

Ia menegaskajn pihaknya akan meminta Kapolda Bali untuk memerintahkan Pengawas Internal Propam Poda Bali dan Irwasda Polda Bali untuk melakukan pendalaman terkait informasi tersebut. “Kalau ada fakta was internalnya tidak bekerja baru Kompolnas melakukan tugasnya,” tadas Hamidah. (marto)

Berita Terkait

Komentar

Komentar