Omzet Penjual Produk Elektronik Meningkat

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Omzet penjualan elektronik hingga kuartal III/2011 mencapai Rp18,29 triliun atau naik 25% dibandingkan dengan omzet pada periode yang sama tahun lalu yang hanya tembus sekitar Rp15 triliun. Data Federasi Gabungan Elektronik menyebutkan penjualan selama kuartal ketiga mengalami kenaikan 6,23% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya menjadi Rp 6,59 triliun. 
 
Jika dibandingkan dengan realiasi kuartal I, penjualan dari 25 produsen elektronik tersebut naik 19,82%, ketika penjualan pada periode tersebut masih berada di kisaran Rp 5,5 triliun atau rata-rata penjualan per bulan Rp 1,83 triliun.Tren penjualan yang diperoleh pada periode Juli hingga September yang berada di atas Rp 2 triliun per bulan merupakan kelanjutan dari tren positif yang terjadi sejak Mei lalu. Bahkan, omzet pada Juli yang mencapai Rp 2,35 triliun merupakan yang tertinggi sepanjang 9 bulan pertama tahun ini.
 
“Sampai September 2011 pertumbuhan omzet elektronik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 25%,” kata Ketua Umum Electronic Marketer Club Rudyanto, pekan lalu. Penjualan televisi baik tabung maupun LCD dan refrigerator serta freezer menjadi penyokong utama peningkatan penjualan selama kuartal ketiga yang dipicu oleh momentum puasa dan lebaran. Penjualan televisi bahkan nyaris mendekati angka Rp 1 triliun pada Juli, sedangkan refrigerator serta freezer tembus mendekati Rp 600 miliar yang juga merupakan penjualan tertinggi selama tiga kuartal berjalan.
 
Omzet elektronik sempat anjlok pada Agustus, dengan tingkat penurunan 11,9% dibandingkan dengan omzet pada bulan sebelumnya. Penurunan penjualan baik dari sisi volume maupun nilai terjadi paling tinggi pada produk audio yang mencapai hampir 50%. “Penjualan pada Agustus memang anjlok karena merupakan bulan dengan hari kerja pendek. Produk audio mengalami tren penurunan,” kata Rudyanto. (apul)

Berita Terkait

Komentar

Komentar