Pabrik Transformator Terbesar di Asia Tenggara Beroperasi di Cikarang

MENINJAU – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan bersama General Manager XD Group China Zhang Ya Lin, serta Chairman CCM Group Murdaya W. Poo meninjau transformator untuk gardu induk berdaya 167 MVA yang diproduksi PT. XD Sakti Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, 15 Maret 2017. –tubasmedia.com/ist
CIKARANG, (tubasmedia.com) – Kementerian Perindustrian memprioritaskan pengembangan industri penunjang pembangkit listrik di Indonesia. Selain mampu tumbuh melampaui pertumbuhan ekonomi, sektor ini juga amat potensial mengingat kebutuhan pasokan energi dalam negeri yang makin besar.

“Industri penunjang pembangkit listrik harus dapat mendukung pemenuhan kebutuhan energi yang diperlukan dalam peningkatan nilai tambah produksi,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peresmian Pabrik Transformator Tenaga PT XD Sakti Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (15/3).

Menperin menyampaikan, Indonesia saat ini telah masuk dalam jajaran 10 besar negara yang industrinya memberikan kontribusi terhadap nilai tambah dunia. Pemenuhan kebutuhan energi mutlak diperlukan untuk mempertahankan posisi tersebut.

Beroperasinya pabrik PT XD Sakti Indonesia yang memproduksi transformator tenaga bertegangan 70-500 kilo volt (kV) diharapkan dapat berkontribusi dalam transmisi dan distribusi tenaga listrik. Saat ini, jelas Menperin, sebagian besar kebutuhan transformator dengan ukuran tersebut masih diimpor.

Dengan kemampuan industri nasional dalam memproduksi komponen, mulai dari trafo, transmisi hingga kabel, maka kebutuhan penunjang untuk program pembangkit listrik 35.000 Mega Watt yang diikuti dengan program transmisi 46.000 kilometer diharapkan bisa sepenuhnya diproduksi di dalam negeri.

Menperin berharap, diresmikannya pabrik ini memberikan kesempatan penyerapan tenaga kerja yang lebih banyak dan ikut andil dalam peningkaan pengembangan SDM. Menperin pun mengapresiasi program pelatihan SDM yang dilakukan PT. XD Sakti Indonesia, baik di dalam negeri maupun dengan mengirimkan tenaga kerja ke Tiongkok. “Salah satu cara menguatkan industri Indonesia adalah lewat pengembangan SDM,” paparnya.

Pabrik yang diresmikan hari ini memiliki kapasitas produksi sebesar 10.896 MVA per tahun, yang menjadikannya pabrik transformator tenaga terbesar di Asia Tenggara. PT. XD Sakti Indonesia merupakan joint venture antara BUMN XD Group China dan Central Cipta Murdaya (CCM) Group dengan investasi yang saat ini telah mencapai USD 80 Juta. (ril/sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar