PDIP Ingatkan Kadernya, Petai untuk Dimakan Bukan Tutup Kepala…

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Aksi ‘rambut petai’ Sandiaga Uno kembali menjadi sorotan. Adalah influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ruhut Sitompul yang menyoroti aksi tersebut.

Aksi ‘rambut petai’ pertama kali dilakukan Sandiaga saat berkampanye di pasar Sukamelang, Subang, Jawa Barat, Minggu (14/10). Saat itu Sandi meletakkan petai di bahu dan kepalanya di depan warga dan pedagang.

Ruhut menyebut aksi Sandiaga memasang petai di kepalanya, sebagai gimik semata. Ruhut kemudian meminta cawapres nomor urut 02 itu berhati-hati dalam melakukan gimik.

“Tiba-tiba rambutnya jadi petai, itu Tuhan marah loh dan kejadian dia gimik tempe setipis ATM dan Pak Jokowi ke pasar tahu-tahunya tempe masih tebal dan marah Tuhan, akhirnya tempe dia jadiin hp, halo-halo,” kata Ruhut dalam diskusi bertajuk ‘Narasi Gading, Politik Kisruh’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).

Tak hanya Ruhut, aksi ‘rambut petai’ Sandiaga, juga disinggung Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Saat safari kebangsaan, Hasto meminta kader PDIP untuk tak berperilaku aneh saat turun ke pasar. Misalnya dengan tidak menjadikan petai sebagai penutup kepala.

“Tugas kita perintah harian jalankan setiap hari jalan ke pasar, kalau datang ke pasar jangan bikin perilaku aneh-aneh, namanya petai dimakan dan dimasak bukan tutup kepala, saudara-saudara sekalian. Seorang laki-laki banyak mencari perhatian, kita harus melihat secara psikologis bagaimana,” ujar Hasto saat acara rangkaian Safari Kebangsaan di kantor DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Pusat, Sabtu (17/11/2018).

Mengetahui aksi ‘rambut petai’ kembali disorot, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga bereaksi. Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menegaskan aksi tersebut bukanlah gimik.

Andre pun membalas pernyataan Ruhut yang khawatir Tuhan marah karena aksi Sandiaga itu. Menurut Andre, Ruhut salah alamat dan menyebut bahwa Tuhan marah pada pemimpin yang bohong.

“Tuhan itu marah sama siapa. Tuhan itu marah sama pemimpin yang bohong. Hingga rakyatnya sulit,” ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, kepada wartawan, Sabtu (17/11/2018).

“Jadi bukan Bang Sandi yang harus introspeksi. Harusnya ke Pak Jokowi sudah dipenuhi belum janji-janjinya,” imbuh Andre. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar