Pemberian Bantuan Alsintan Banyak Salah Sasaran

alsintans

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Forum Masyarakat Petani Indonesia (Fortani) meminta pemerintah tak hanya fokus pada pemberian bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan). Karena tidak menyelesaikan persoalan.

“Ibarat dokter, ini terjadi diagnosa yang salah. Akhirnya resepnya juga salah, ujungnya enggak berhasil. Sebabnya, karena analisa datanya salah,” ujar Ketua Fortani, Wayan Supadno di Jakarta, Senin (6/6/2016).

Supadno mengatakan, justru selama ini, bantuan yang pemerintah berupa alsintan banyak yang salah sasaran. Padahal, anggaram untuk program alsintan ini, cukup besar. Yang bersumber dari APBN.

“Itu kenyataan yang saya alami 5,5 tahun lalu. Saya punya lahan di Jonggol, kalimantan, namun sampai sekarang belum pernah dapat bantuan alsintan,” kata Supadno.

Selama berprofesi sebagai petani, Supadno mengaku belum pernah pernah mendapat bantuan berupa benih. Tentu saja, cerita Supadno ini berbanding terbalik dengan apa yang digembar-gemborkan oleh pemerintah

“Untuk itu saya menyarankan kepada kementan (Kementerian Pertanian) untuk bijak,cerdas pikirkan dan pertahankan APBN supaya jangan untuk bansos saja,” ungkap Supadno.

Namun, Supadno bilang, program pemberdayaan pertanian seharusnya fokus kepada pembangunan infrastruktur, penurunan bea logistik, pemberdayaan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, pelatihan petani muda, serta pendirian Bank Tani. “Jangan asyik Bansos terus, karena biaya bansos jangankan Rp 40 triliun, Rp 400 triliun untuk Bansos juga bakal habis,” ujar Supadno. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar