Pengurus NU Berada di Belakang Kiai Said Aqil, Urusan Apa Minta Maaf Kepada Rizieq?

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas heran Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj disarankan meminta maaf kepada Ketua Umum FPI Rizieq Shihab terkait laporan ke Bareskrim Polri.

“Apa hubungannya? Enggak perlu mengada-ada,” kata Robikin, Rabu (20/3).

Robikin mengatakan pihaknya akan berada di belakang Said Aqil terkait dengan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menyebut khilafah yang hendak menghapus sekat-sekat bangsa dan negara adalah ancaman nyata terhadap keutuhan NKRI.

Robikin menyebut NU menilai agama dan negara tidak perlu dipertentangkan karena keduanya bisa saling mengisi dan harmonis. NU mengharmoniskannya dengan jargon ‘hubbul wathon minal iman’, nasionalisme adalah bagian dari agama.

“Untuk kepentingan hal itu, kami semua, baik selaku warga maupun pengurus NU akan senantiasa berdiri di belakang Kiai Said Aqil,” ujar Robikin.

Sebelumnya, Ketua Koordinator Laporan Bela Islam (Korlabi) Damai Hari Lubis menjanjikan bakal mencabut laporan ke polisi soal dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Ketum PBNU Said Aqil Siroj namun dengan syarat, mesti menghadap ke Rizieq Shihab ke Mekkah dan mendapat surat pernyataan bahwa Rizieq memberi maaf kepada Said Aqil.(red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar