PKB Sebut Fadli Zon tidak Cerdas

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Ketua DPP PKB Lukman Edy menyebut nyanyian “Potong Bebek Angsa” Fadli Zon tidak produktif. Sindiran itu tidak menyentuh substansi Pilpres 2019.

“Bagi saya sindiran seperti ini tidak menarik. Tidak perlu dibalas. Kami tetap akan fokus mengelola isu yang produktif dan mengedukasi masyarakat,” kata Lukman kepada wartawan, Kamis (19/9).

Fadli Zon sebagai politisi, lanjut Lukman, seharusnya dapat menciptakan suasana pilpres yang cerdas. Misalnya adu kontestasi ide dan gagasan demi menciptakan Indonesia yang lebih baik.

“Kami menawarkan kepada pihak Prabowo-Sandi, mari kita berdebat tentang ide, gagasan, dan program dengan menggunakan narasi-narasi yang sopan,” tambahnya.

Sebelumnya, Fadli Zon menyebut ada sosok yang ingin dipilih kembali meski gagal mengurus bangsa. Pernyataan itu dia tuangkan dalam potongan lagu ‘Potong Bebek Angsa’ yang diubah liriknya.

Fadli tak secara rinci menyebut siapa sosok tersebut. Yang jelas, dia mengubah lirik lagu daerah NTT (Nusa Tenggara Timur) tersebut dengan kata-kata beraroma Pilpres 2019.

“Potong bebek angsa, masak di kuali, gagal urus bangsa, maksa dua kali,” kata Fadli di Twitter miliknya, Rabu (19/9). (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar