Prabowo Gebrak Meja di Hadapan Ulama, Eva: Tak Islami

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Juru Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Eva Kusuma Sundari mengkritik tingkah Prabowo Subianto yang memukul meja dalam forum Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212.

Ia menyatakan Prabowo telah merugikan para ulama yang merekomendasikan dirinya sebagai calon presiden di pilpres 2019 melalui forum Ijitimak Ulama karena memiliki sifat tak Islami.

“Makanya Prabowo telah merugikan ulama sendiri, kalau ulama justru memilih orang yang sebenarnya tak Islami, tak bijaksana, masa di depan ulama gebrak-gebrak meja,” kata Eva saat dihubungi pers di Jakarta, Kamis (19/12).

Politikus PDIP itu turut menyesalkan bahwa para ulama yang tergabung dalam Ijtimak Ulama kala itu belum mampu memilih pemimpin yang ideal bagi kelompoknya sendiri.

Pasalnya, kata dia, tingkah Prabowo sendiri masih diragukan baik dari rekam jejak kepemimpinan dan faktor psikologisnya selama ini.

“Berarti milihnya dulu enggak di cek sampai ke faktor psikologis, faktor karakter, faktor track record, hanya karena gara-gara dia melawan Jokowi kemudian didukung,” kata Eva.

Eva lantas memberikan ilustrasi bahwa seorang pemimpin atau calon presiden harus memiliki karakter yang bijaksana dan mengayomi setiap masyarakat, terlebih lagi bagi seorang ulama.

Ia lantas mencontohkan sosok Jokowi yang memiliki sifat santun dan mengayomi segenap masyarakat, tak peduli latar belakangnya.

“Ya Pak Jokowi kan kalem, melindungi siapapun, gesturnya sangat adem gitu, menurutku seorang pemimpin harus bisa memberikan perlindungan, bukan menakutkan gitu,” kata dia.

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam menyebut Prabowo memukul meja dan berbicara lantang dalam forum itu lantaran ada pihak yang meragukan keislamannya.(red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar