Putu Mengakui Harga Bahan Baku Industri Cangkul, Mahal

JAKARTA, (tubasmedia,com) – Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Putu Suryawirawan mengatakan masalah utama yang dihadapi industri cangkul dalam negeri adalah pengadaan bahan baku plat baja.

Karena volume produksi cangkul di dalam negeri menurut Putu masih sangat terbatas, maka pengadaan bahan bakunya menjadi kurang ekonomis. Kapasitas produksi bahan baku industri cangkul berupa plat baja yang amat kecil itu membuat biaya produksinya menjadi tinggi dan akhirnya harhga jualnya juga menjadi mahal.

‘’Inilah yang menjadi masalah membuat industri cangkul nasional saat ini masih jadi buah bibir,’’ kata Putu.

Karena itu lanjutnya, ada baiknya semua pelaku industri dan pengguna cangkul mendata sekonkret mungkin berapa sebenarnya kebutuhan cangkul di dalam negeri untuk kemudian dipelajari pihak PT Krakatau Steel selaku produsen bahan baku.

Dikatakan, jika data itu sudah konkret, seterusnya dibuatkan kontrak kerja dengan PT Krakatau Steel agar pengadaan bahan baku berjalan lancar.

Tapi menurut Putu dalam tahap awal ini biarkanlah dulu harga bahan baku berada pada tingkat mahal dimana untuk selanjutnya, jika volume produksi cangkul membesar, harga plat baja pasti akan semakin turun.

‘’Kalau sekarang, harga bahan baku plat baja belum ketemu dengan produsen cangkul. Itupun karena bea masuk impor cangkul dibebaskan. Kalau bea masuk diberlakukan, harga plat baja kita pasti lebih murah. Apa kita berlakukan dulu kebijakan bea masuk impor baru produsen cangkul mau membeli plat baja kita?,’’ kata Putu.(sabar)

 

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar