Rachmawati Bersikeras, Gerindra Tetap Menjadi Oposisi

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menemui Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri. Rachmawati mengaku bahwa pertemuannya tak membahas arah koalisi Gerindra gabung atau tidak ke pemerintah.

Enggak ada, enggak dibicarakan,” kata Rachmawati usai bertemu Prabowo di kediamannya Jl Jati Padang Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (27/7).

Namun, putri Presiden RI ke-1 Soekarno tersebut menyarankan supaya Gerindra tetap menjadi oposisi. Menurutnya, sulit memadukan visi misi Gerindra dengan sistem yang berkuasa sekarang.

“Kalau dilihat dari positioning visi-misi, memang ada baiknya kita harus berada di luar sistem sekarang, karena sulit sekali sebetulnya memadukan begitu, sekarang ini yang berlangsung adalah neo liberal kapitalistik,” kata Rachmawati.

“Sedangkan Gerindra mempunyai mission itu adalah membangun masyarakat Adil Makmur sesuai nama koalisinya adil makmur, itu perbedaannya,” sambungnya.

Meski demikian, adik Megawati Soekarnoputri itu menyerahkan keputusan kepada Prabowo apakah gabung atau tidak ke pemerintah. Yang jelas, Rachmawati ingin visi misi Gerindra tetap sesuai dengan anggaran dasar partai yakni melaksanakan Trisakti Bung Karno.

“Nah kita memposisikan diri kita ini sekarang ini melihat sistem yang berlangsung adalah antitesa, kan begitu dan itu yang harus kita bicarakan ke depan bagaimana untuk menyelesaikan persoalan persoalan yang sekarang ini menyelimuti kondisi kebangsaan kita,” tuturnya.

Menurut Rachmawati, Gerindra tetap ingin fokus menyelamatkan bangsa dan negara ke depan.

“Jadi bukan masalah kekuasaan, masalah jabatan bukan ke situ sebetulnya pemikiran awal, pemikiran utama kita bagaimana menyelamatkan kebangsaan kita ini ke depan,” tegasnya. (red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar