Ratna Siap Buka-bukaan, Prabowo Meradang

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Ratna Sarumpaet, memberikan kode kepada publik, bahwa ia siap menjadi justice collaborator. Ini menjadi sebuah bagian yang paling luar biasa menakutkan bagi kubu Prabowo -Sandiaga, yang sekarang masih dianggap sebagai penyebar hoax.

Apakah dengan buka-bukaan Ratna Sarumpaet, Prabowo bisa naik pangkat menjadi pembuat hoax? Mari kita simak analisisnya.

Laptop dan HP Ratna Sarumpaet menjadi bukti kuat dari chat yang pernah dan sudah dikerjakan oleh Ratna Sarumpaet. Komputer dan HP Ratna menjadi bukti kuat, yang menjadi setan bagi kubu oposisi.

Di balik laptop dan HP Ratna Sarumpaet, ada sebuah kisah epic yang membuat kubu Prabowo dan Sandiaga si tukang bohong itu mengohong-ngohong.

Apa itu ngohong? Itu adalah definisi penulis sendiri. Ngohong adalah sebuah keadaan kejang-kejang, hengpong dilempar, piring melayang, gelas terbang dan sebagainya.

Apakah ini adalah sebuah aksi supranatural membuat piring terbang dan perkakas mendadak hilang dari kemenpora? Ah tidak ada hubungannya sih. Itu hubungannya dengan RS lainnya, ya Roy Suryo. Bukan Ratna Sarumpaet.

Ketika Roy Suryo berkutat dengan perkakas panci, kabel, telepon, kamera dan bahkan antena tipi, RS yang ditangkap ini berurusan dengan plastik, oplas, sedot lemak, handphone dan laptop. Kalau RS yang satu lagi hubungannya sama Arab. Sudah tidak ada lagi hubungannya dengan Indonesia.

Beginilah kalau sudah malam, penulis sudah mulai meracau tidak karuan seperti Andi Arief mengenai pertemuan IMF dan World Bank. Lagipula, ketika kita melihat bagaimana Ratna memberikan kode siap melakukan buka-bukaan, jangan ada yang lari.

Buka-bukaan Ratna kali ini adalah mengenai apa yang terjadi selama ini. Apakah pengakuannya hanyalah sebagian kecil dari pengakuan di bawah tekanan?

Penulis percaya, masih ada bagian-bagian lain yang akan dibukakan oleh Ratna. Bagian-bagian yang paling intim dan yang paling dalam, siap dibukakan. Ratna siap menjadi justice collaborator. Lagipula, memangnya ada yang mau dipenjara sendirian? Di penjara sendirian itu berat. Prabowo harus dipenjara juga. Kenapa? Karena dia membuat hoax Ratna ini menjadi skala nasional.

Ini tidak baik. Prabowo tidak bisa semudah itu membuang Ratna karena ketahuan hoax. Benarkah Ratna yang menjadi sutradaranya? Atau jangan-jangan, Ratna hanyalah pemain? Apa pengakuan Ratna?

Informasi apa yang sekarang sedang beredar di ring satu alias A1 dari pihak kepolisian? Apa yang menjadi hubungan antara Ratna, hoax, Prabowo, Saracen, Jonru dan sebagainya? Apakah ada keterkaitan satu sama lain?

Apakah ada hubungannya dengan konspirasi akbar untuk menggulingkan Joko Widodo? Apakah ada hubungannya dengan drama makar seri kesekian, setelah demo nomor togel berhasil digagalkan? Bagaimana?

Mungkin akan menjadi sebuah kisah seru, jika Ratna buka-bukaan dan benar-benar ingin mengisahkan seluruhnya. Ini akan menjadi sebuah drama akbar, pembongkaran konspirasi makar terbesar di dunia?

Kita melihat, bahwa di dalam kubu Prabowo, kampanye damai itu hanyalah bohong belaka.

Penandatanganan pakta integritas itu hanya sebuah ritual kosong yang tidak bermakna. Lihat saja, baru beberapa minggu kampanye damai, gerombolan mereka malah membuat hoax. Alasan saja mereka ditipu oleh Ratna.

Sebar hoax, Palu dan Donggala tertutup oleh hoax skala nasional yang dibuat oleh Prabowo si pembohong itu. Prabowo itu penipu. Prabowo itu siap jadi tersangka. Orang ini membuat hoax dengan skala nasional.

Mau ditipu oleh si pembohong Prabowo dan para gerombolannya? Lihat saja anak dari Amien Rais, dokter gigi-mu Hanum Rais yang sampai mencicit di Twitter katanya sudah pegang wajah Ratna dan itu penganiayaan.

Ini hoax yang paling akbar sepanjang sejarah. Ratna siap buka-bukaan. Ratna siap membuka siapa saja yang menjadi dalang dan konspirasi. Ini akan menjadi sebuah hal yang menakutkan. Kisah-kisah yang mau ditutup oleh PAN, pasti akan terbongkar. Kebusukan itu tidak bisa selamanya ditutup.

Suatu saat, di tempat tertentu, dan terkadang tidak terduga, kebenaran bisa diungkapkan, dan bau busuk bisa terus tercium. Dosa itu ibarat busuk yang disimpan. Tidak akan bisa hilang. Suatu saat akan tercium.

Begitulah buka-buka. (oleh Daniel Mawengkang dikutip dari S

Berita Terkait

Komentar

Komentar