RS Adhiyaksa, Belum Siap Tampung Pasien, Membuat Pasien Kecewa

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Rumah Sakit (RS) Adhiyaksa, ternyata belum siap menampung arus pasien yang akhir-akhir ini tiap hari membanjiri rumah sakit yang terletak di Jalan Mabes Hankam Ceger Jakarta Timur itu.

Menurut pengataman, selain loby RS yang relatif tidak luas, sistem penerimaan pasien yang diterapkan juga tampaknya belum sempurna. Tidak jarang RS tersebut menolak pasien yang sudah ikut antri berjam-jam  dengan alasan kuota pasien sudah penuh.

Sebelumnya pasien mengambil sendiri kartu antrian dari mesin nomor urut sehingga pasien bisa mengatur sendiri waktunya jam berapa dia harus kembali lagi ke RS karena pasien sudah tahu nomor urut berapa dia. Sistem ini secara positif bisa mencegah penumpukan pasien.

Namun sekarang, sistem itu diubah, pasien tidak diperbolehkan lagi mengambil sendiri kartu antrian dari mesin, akan tetapi disuruh menunggu antrian dan baru sekitar pukul 07.00 pagi petugas memanggil pasien satu persatu. Akibatnya, pasien menumpuk dan antrian pasien-pun meluap hingga ke luar gedung memenuhi jalanan.

Nanti saat dipanggil, petugas bertanya kepada pasien, mau berobat ke poly mana. Tidak jarang petugas menjawab; “maaf kuota sudah penuh…ulang lagi besok,’’ kata petugas.

Mendengar jawaban itu sudah pasti pasien kecewa karena sudah antri panjang sejak subuh. Petugas RS Adhiyaksa saat ditanya mengatakan seorang dokter hanya mendapat kuota 30 pasien sementara yang mendaftar melebih angka tersebut.

Meluapnya arus pasien ke RS Adhiyaksa sebagai dampak dari dialihkannya pasien yang menggunakan fasilitas BPJS dari beberapa RS di wilayah Jakarta seperti RS Haji, RS Pasar Rebo dan RS Meuraksa. (sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar