RSUD Pratama Pesibar Belum Dialiri Listrik

KRUI, (tubasmedia.com) –  Berbagai kendala yang dihadapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Pesisir Barat (Pesibar), menjadi penyebab rendahnya mutu pelayanan kepada masyarakat.

‘’Paling lama kami bisa memberi pelayanan sampai pukul dua siang,’’  kata Direktur RSUD Pratama Pesibar, dr Edwin Ma.as, kepada tubasmedia.com kemarin.

Kendala yang sangat urgent katanya belum adanya aliran listrik, belum tersambungnya internet serta buruknya kondisi jalan.

Diperkirakan pelayanan standar kepada pasien baru akan dirasakan akhir 2017. Namun lanjutnya, meskipun masih  terkendala dengan berbagai sarana/prasarana pihaknya tetap melayani masyarakat yang hendak berobat, semuanya dilayani dengan gratis.

Ditambahkan untuk memaksimalkan pelayanan terhadap pasien jajaranya telah mengajukan penambahan empat dokter umum dan mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk  mendatangkan  empat dokter spesialis.

Dikatakanya ke depan RSUD ini diharapkan mengalami pengembangan yakni dari tipe D menjadi tipe C. Begitu juga dengan masyarakat, kalau hendak berobat silakan membuat kartu BPJS.

‘’Artinya kalau sudah ada kartu BPJS semua pengobatan akan diperoleh secara gratis tanpa ada bayaran,’’ katanya.

Saat ini pegawai RSUD Pratama berjumlah 40 orang terdiri dari 20 orang PNS dan 20 orang  tenaga honor daerah serta tenaga kerja sukarela.

Meskipun keberadaanya di tengah hutan, hampir setiap hari didatangi pasien. Mayoritas  pasien berasal dari Kecamatan Krui Selatan. (agustiawan)      

Berita Terkait

Komentar

Komentar