Sebut Khilafah Ancaman Nyata Bagi NKRI, Ketua PBNU Dipolisikan

JAKARTA, tubasmedia.com) –  Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj dilaporkan ke Bareskrim Polri karena dianggap menyebarkan ujaran kebencian. PBNU menilai khilafah merupakan ancaman nyata bagi NKRI.

Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas mengatakan sejumlah lembaga survei telah melansir munculnya radikalisme yang ditandai sikap intoleran di Indonesia. Terlebih, kata Robikin, kampanye khilafah sudah marak dilakukan sebelum akhirnya HTI dicabut badan hukumnya.

“Kampanye khilafah itu bahkan masih dijumpai dalam tahun politik sekarang ini, di media sosial,” ujarnya, Rabu (20/3).

Menurut Robikin, seluruh komponen bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga keutuhan NKRI, baik keutuhan teritorial, sumber daya alam maupun budaya.

Ia menyatakan khilafah yang hendak menghapus sekat-sekat bangsa dan negara adalah ancaman nyata terhadap keutuhan NKRI.

Robikin menyampaikan agama dan negara tidak perlu dipertentangkan karena keduanya bisa saling mengisi dan harmonis. NU mengharmoniskannya dengan jargon ‘hubbul wathon minal iman’, nasionalisme adalah bagian dari agama.

“Kiai Said Aqil, NU dan kita semua layak terus mengkampanyekannya. Agar cita-cita didirikannya Indonesia dapat kita wujudkan bersama,” katanya. (red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar