Setya Novanto Sakit ? Itu Sudah Direncanakan

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia mengatakan, rencana pemeriksaan KPK terhadap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto selalu menjadi pembahasan di internal partai.

Saat panggilan sebagai saksi pada Juli 2017, Novanto tidak memenuhinya dengan alasan sakit. Saat itu ia belum ditetapkan sebagai tersangka.

Dua hari sebelum pemeriksaan, ada pembicaraan internal dan direncanakan bahwa Novanto tak akan hadir dengan alasan sakit.

“Teman-teman yang pro dia tuh bilang nanti kira-kira sebelum dipanggil SN masuk RS,” ujar Doli dalam diskusi di Jakarta, Minggu (10/9/2017).

Kemudian, Novanto juga mendadak jatuh sakit di tengah rangkaian acara Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Ia disebut menderita vertigo. Akhirnya, ia tidak jadi memimpin sidang dan batal membacakan pidato dalam Sidang Bersama DPR-DPD. Namun, menurut Doli, absennya Novanto dalam sidang tahunan juga sudah direncanakan.

Langsung Ditahan

Rencananya Novanto akan menjalani pemeriksaan lanjutan di KPK besok Senin (11/9/2017), sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Doli berharap Novanto bisa hadir dan KPK langsung menahan Ketua DPR RI itu jika memang buktinya sudah kuat.

“Besok KPK bisa menunjukkan kepada publik bahwa memang apa yang mereka kerjakan selama ini terhadap kasus e-KTP dan terutama Setya Novanto, itu memang betul-betul profesional,” kata Doli. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar