Setya Novanto Sebut Ganjar Pranowo Terima Jatah e-KTP

JAKARTA, (tubasmedia.com)- Setya Novanto, terdakwa kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, mengungkapkan ada aliran dana proyek e-KTP yang mengalir ke Ganjar Pranowo.

Setya mengatakan terkait dana ke Ganjar pernah disampaikan oleh bekas Ketua Komisi II DPR Chairuman. Saat itu, Chairuman juga mendapatkan jatah U$ 500 dari Andi Narogong dan membagikannya ke Ganjar.

“Pada suatu hari saya ketemu Chairuman, saya tanya betul tidak ada penerimaan dari Andi. Waktu itu ngomong baru diselesaikan US$ 200. Dia bilang ada untuk Ganjar,” kata Setya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis 22 Maret 2018.

Dalam berbagai kesempatan Ganjar Pranowo telah menegaskan dirinya tidak menerima uang e-KTP. Saat menjadi saksi di persidangan Setya Novanto pada 8 Februari 2018, Gubernur Jawa Tengah itu juga menyampaikan bantahannya.

Ganjar menjelaskan, dirinya pernah menolak saat mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Mustokoweni Murdi (almarhum) menjanjikan uang kepadanya. Ganjar menuturkan Andi Narogong telah menyampaikan dalam pleidoiya bahwa tidak pernah mengucurkan dana ke Ganjar. “Keterangan Pak Setya Novanto tidak benar,” ujarnya pada 8 Februari 2018.

Mantan Ketua DPR itu juga mengungkapkan ada aliran dana ke pimpinan Badan Anggaran DPR yakni Melchias Mekeng, Tamsil Linrung, dan Olly Dondokambey, masing-masing sebesar U$ 500 ribu. Setya mengatakan uang tersebut diberikan oleh keponakannya Irvanto Hendra Pambudi. Saat ini, Irvanto telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar