Warga Taman Kota Jakbar Merasa Dibohongi Anies

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Puluhan warga dari Taman Kota, Jakarta Barat menuntut janji Anies-Sandi untuk tidak menggusur pemukiman mereka pasca kebakaran.

Sekitar 70 orang sudah termasuk ibu-ibu dan anak-anak kumpul di selasar ‘JakBistro’ Balaikota DKI Jakarta, Jumat sore (4/5). Sebelumnya, mereka sudah masuk ke gedung DPRD DKI tapi tidak ditemui oleh pimpinan dewan.

“Korban kebakaran di Taman Kota dan kemudian akan digusur oleh pemerintah. Dengan bahasanya relokasi menuju ke rusunawa Rawa Buaya. Kan ini bertentangan dengan apa yang disampaikan oleh pak Anies. Pak Anies sebelumnya sudah ke Taman Kota dan beliau mengatakan tidak akan ada penggusuran di Taman Kota,” ujar Ketua Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), Alkausart yang mendampingi para korban.

Menurut dia, warga merasa dibohongi oleh pihak Pemprov DKI lantaran surat keputusan relokasi ke Rawa Buaya begitu cepat dikeluarkan.

“Warga Taman Kota itu juga sudah membangun rumah kembali dari puing-puing kebakaran itu. Tapi seiring membangun keluarlah Surat Peringatan. SP2 keluar dan dinilai cukup cepat. Sebelumnya, SP1 per tanggal 25 April, sp2 per2 Mei, besok sp3,” kata Alkausart.

Oleh karena itu, tambahnya, warga menginginkan kejelasan hukum dari status tempat tinggal mereka.

“Kebanyakan dari mereka masih ingin bertempat tinggal di Taman Kota dan tidak ingin relokasi ke Rawa Buaya,” demikian Alkautsart. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar