Wisman di Pesibar Wajib Mengikuti Budaya Daerah Setempat

KRUI, (tubasmedia.com) – Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Agus Istiqlal mengkhawatirkan kehadiran turis mancanegara ke wilayah yang dipimpinnya akan menjadi bumerang bagti kebudayaan lokal.

Untuk itu, bupati mengundang sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh pemuda untuk dimintai masukan. Pertemuan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Labuhan Jukung Selalaw, Krui Rabu 17/5.

Dikatakan bahwa dengan gencarnya arus wisatawan mancanegara memasuki wilayah Pesibar, bukan tidak mungkin berdampak negatiuf terhadap kelangsungan budaya lokal yang dibawa oleh turis-turis asing.

Dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkina negatif itulah, bupati mengkomunikasikannya kepada segenap pemangku kepentingan.

‘’Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengkomunikasikan keberadaan turis asing di Pesibar. Sebab hal itu bukan hanya tanggungjawab Pemkab saja, tapi mari kita sama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut,’’ kata bupati.

‘’Kepada para ulama atau seluruh tokoh yang hadir kiranya dapat memberikan masukan agar generasi kita tidak hancur akibat  terbuai  dengan pengaruh budaya asing,’’ sambungnya.

Namun lanjutnya, sebagai bupati, pihaknya tidak ada niat untuk menolak kemajuan teknologi ataupun kedatangan tamu dari mancanegara.

Sementara itu Asparidi, tokoh adat Bengkunat-Belimbing mengatakan dirinya berharap agar pemkab mengeluarkan surat edaran agar turis asing mengikuti adat dan budaya Pesibar. (agustiawan)

Berita Terkait

Komentar

Komentar