Yan Berlin Panjaitan Telah Tiada

DEPOK, (tubasmedia.com) РArtis penyanyi BatakYan Berlin Panjaitan,  pergi untuk selamanya. Guru vokal sekaligus penyanyi lagu Batak dan rohani itu meninggal dunia di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017) sekitar pukul 17.00 Wib.

Enam hari sebelumnya, pria 65 tahun ini jatuh ke jurang sedalam 5 meter di sisi Kali Baru, di bawah tebing Jalan Raya Citayam, Cipayung, Depok, Jumat (7/4/2017) lalu. Kala itu, dia baru turun dari angkot.

Sebelum meninggal, korban sempat menuturkan bahwa ia sebelumnya naik angkot dari Margonda dan hendak pulang ke rumahnya di Rawageni, Cipayung, Depok.

Karenanya korban turun di Jalan Citayam di depan Perumahan Permata di perempatan Rawageni, Cipayung di lokasi kejadian.

Saat turun dari angkot, kaki kanan korban yang sakit belum menapak sempurna ke tanah, tetapi sopir angkot sudah langsung jalan lagi.

Akibatnya Yayan kehilangan keseimbangan. Ia akhirnya terjatuh dan terguling ke bawah Kali Baru dari tepi Jalan Citayam.

Saat jatuh, kepala korban sempat membentur benda keras, sehingga membuatnya sempat tak sadarkan diri. Korban sempat dbawa ke RS Hermina Pancoran Mas, Depok untuk dirawat.

Yan Berlin pernah menjadi pengajar tetap di Sanggar Vokal Radio RRI mulai 1978 sampai 1985, dan banyak banyak anak didiknya menjadi artis populer seperti Ozzi Syahputra, Heydi Diana, Maya Angela, Jayanti Mandasari,Wahyu OS, Rama Aiphama, Oce Ririmasse, Laurenz Sahertian dan lainnya.

Dari catatan redaksi, nama Yan Berlin Panjaitan diketahui pernah menjuarai ajang Bintang Radio dan Televisi, serta juara ajang Pop Singer di tahun 1972 sampai 1975.

Namanya berkibar sebagai Finalis Pop Singer bersama nama-nama besar penyanyi ibu kota seperti Melky Goeslow, Berlian Hutauruk dan Margie Segers.

Sejumlah album Yan selain pop Indonesia, juga pop Batak dan Rohani Kristen atau album Batak Rohani di bawah Maranatha Record.

Bersama seniornya Emillia Contessa, Yan Berlin berduet di pembukaan PON (Pekan Olah Raga Nasional) Jakarta tahun 1993 dan 1996 dengan lagu dari ciptaan Ireng Maulana. Selamat jalan bung Yan Berlin (roris)

 

 

Berita Terkait

  • Tidak Ada

Komentar

Komentar