1.800 Ekor Ternak Babi Milik The Semangat Baru tidak Kena Inveksi

GUNUNGSITOLI, (tubasmedia.com) – Meski merebak wabah virus african swine fever (ASF) menyerang ternak babi masyarakat peternak hingga menyebabkan puluhan ribu ekor mati di wilayah se-Kepulauan Nias, namun babi milik PT The Semangat Baru yang berlokasi di Desa Teluk Belukar, Kota Gunungsitoli sampai saat ini dalam kondisi sehat-sehat. Ada sebanyak 1.800 ekor.

“Puji Tuhan, pada sehat-sehat sampai hari ini,” kata pimpinan PT The Semangat Baru, Melly, belum lama ini.

Menurut Melly, asalkan dilakukan sesuai prosedur beternak, babi akan sehat. “Makanannya harus komplit sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pakai vitamin A,D,E dan K dengan susunan airnya terukur. Pembersihan lokasi kandang setiap hari dilakukan,” tuturnya.

Melly mengatakan, kalau hoc kholera yang menyerang babi pihaknya tidak takut, sebab sudah memvaksin 2 kali. Tetapi semenjak keluar hasil virus yang menyerang babi positif ASF, kini PT The Semangat Baru mulai meningkatkan kewaspadaan.

“Kami tingkatkan biosekurity, sekurity, sanitasi kandang dan penyemprotan disinfektan lingkungan dan kandang sesuai tingkatan,” ujar Melly.

Termasuk mobil angkutan babi tidak boleh masuk ke dalam gudang. Dicuci pakai sabun dan disemprot disinfektan. Selain itu, tidak boleh sembarang orang masuk ke kandang babi, kecuall petugas. Memang benar-benar sterill.

Melly menambahkan, untuk sementara menunda menjual di luar RPH. lantaran mewabahnya penyakit virus mematikan itu. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar