100 Industri Otomotif Korsel Merelokasi Usahanya ke Indonesia

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Tidak kurang dari 100 industri otomotif asal Korea Selatan tertarik merelokasi usahanya ke Indonesia menyusul pendirian pabrik baja Krakatau Posco yakni perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (KS) dengan perusahaan Posco asal Korea Selatan.

Staf Khusus Kepala BKPM, Silmy Karim mengungkapkan walaupun masih tahap pembangunan, sudah ada industri pendukung yang berminat untuk membangun usahanya di Indonesia. “Yang sudah ada di meja kami jumlahnya 100 industri otomotif asal negeri gingseng itu untuk membangun pabrik di Indonesia,” ungkapnya di Jakarta, Rabu, pekan silam.

Silmy mengaku walau pun proses ini baru bersifat penawaran, namun jika dilihat dari kesungguhannya, optimis program relokasi ini akan terealisasi. “Karena ini kan masih dalam proses pembangunan dua tahun lagi akan selesai, industri Korea juga bersaing dengan negara lainnya seperti Jepang,” ujarnya.

Silmy mengakui masuknya Posco ke Indonesia yang diawali dengan investasi US$ 3 miliar, kemudian menjadi US$ 6 miliar, dan saat ini katanya telah bertambah menjadi US$ 12 miliar, mampu menjadi daya pikat untuk menarik investor-investor asing lainnya.

Dia menambahkan, untuk investasi, Korea memang belum menjadi lima besar negara terbesar yang berinvestasi di Indonesia. Nomor satu masih dipegang Singapura disusul Jepang dan Amerika. “Tapi saya yakin dalam waktu dua tahun depan mereka akan tembus lima besar, saat ini mereka masih bercokol di 15 besar,” ujarnya. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar