2015, Ekonomi Indonesia belum Menggembirakan

101214-EKBIS-3

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Tahun 2015 ekonomi nasional belum menggembirakan karena masih diwarnai oleh pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya, kata Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto menyampaikan prediksi itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Menurut Suryo prediksi tersebut didasari antara lain karena kebijakan moneter dalam negeri yang dinilai belum dapat mengatasi defisit neraca perdagangan dan neraca berjalan, serta masih dibayangi oleh faktor eksternal yang mengkhawatirkan.

Kadin mengamati selama kurun waktu pelaporan 2013-2014, kondisi ekonomi Indonesia sedang berada pada titik pertumbuhan ekonomi yang masih rendah. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2011 sebesar 6,5 persen. Menurun jadi 6,2 persen di tahun berikutnya dan lebih menurun lagi pada tahun 2013 menjadi 5,7 persen. Diperkirakan pada tahun 2014 ini hanya mampu tumbuh sebesar 5,3 persen.

Faktor eksternal, tambah Suryo belum pulihnya krisis di negara-negara maju (Uni Eropa dan Amerika Serikat) dan menurunnya kebijaksanaan likuiditas yang sangat longgar Amerika dan negara-negara maju l.ainnya. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya arus modal ke luar dari negara-negara yang terkena dampak kebijaksanaan tersebut termasuk Indonesia. (siswoyo)

Berita Terkait