2022, Indonesia akan Menghentikan Impor Alat-alat Kesehatan

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Lima tahun ke depan atau tepatnya tahun 2022, Indonesia akan menghentikan impor alat-alat kesehatan, menyusul akan beroperasinya sejumlah pabrik pemroduksi alat-alat kesehatan berteknologi tinggi di kawasan Indonesia bagian Timur.

Hal itu dikatakan Direktur Pengembangan Wilayah Industri I, Ditjen Pengembangan Perwilayahan Indonesia, Arus Gunawan kepada wartawan kemarin di ruang kerjanya.

Tapi untuk alat-alat kesehatan berteknologi menengah, impornya sudah dapat dihentikan mulai tahun 2020. ‘’Tiga tahun lagi, alat-alat kesehatan berteknologi middle, sudah dapat kita hentikan,’’ tegas Arus.

Seperti diketahui, hingga saat ini pemanfaatan alat-alat kesehatan maupun obat, hampir 90 persen merupakan produk luar negeri.

Guna mengurangi importasi alat-alat kesehatan tersebut, pemerintah telah memberikan perhatian khusus terkait industri farmasi dan alat kesehatan tersebut, dengan mengeluarkan Inpres No.6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

Inovasi dan produksi alat kesehatan dalam negeri terus dilakukan pemerintah bersama para stakeholders.

Diakui, pertumbuhan industri alat kesehatan produksi dalam negeri menunjukkan tren meningkat. Industri alkes meningkat dari 193 menjadi 211 industri. Jenis alkes juga meningkat dari 255 menjadi 261 jenis alkes.

Dan diharapkan, kata Arus, seluruh alat kesehatan dan permesinan, baik berteknologi menengah maupun berteknologi tinggi, sudah dibuat di dalam negeri.

‘’Inilah sekarang yang sedang dikerjakan di beberapa kawasan industri di Indonesia bagian Timur,’’ jelasnya.

Untuk itu lanjutnya, untuk semakin mempermudah penyiapan kawasan industri, pihaknya mengharapkan agar pemerintah daerah terus belerjasama dengan pemerintah pusat, khususnya penyiapan kawasan industri bebasis mineral.

Dari kawasan industri di Indonesia bagian Timur juga akan tumbuh berkembang pabrik pemroduksi alat-alat rumatangga berupan peralatan mebeler, slot, gerendel dengan bahan baku stainless steel. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar