50 % Pangsa Pasar Domestik Dikuasi Produk Elektronik Lokal

YOGYAKARTA, (tubasmedia.com) – Pangsa pasar domestik akan barang-barang elektronika saat ini baru 50 persen diisi oleh produk dalam negeri, selebihnya berasal dari impor. Sementara itu, tingkat utilitas kapasitas terpasang, saat ini sekitar 75 %.

Hal itu diutarakan Kepala Sub Direktorat Program Pengembangan Industri Elektronika dan Telematika, Weldian Saragih yang tampil mewakil Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Achmad Rodjih pada workshop Pendalaman Kebijakan Industri untuk Wartawan di Yoyakarta, kemarin.

Namun dikatakan, sektor industri elektronika dan telematika masih cukup menjanjikan untuk terus dikembangkan mengingat pangsa pasar lokal maupun ekspor yang begitu luas.

Kendati demikian industri elektronika di dalam negeri masih menghadapi sejumlah kendala. Disebut misalnya ketergantungan pada komponen dasar impor yang masih tinggi membuat industri elektronika dalam negeri, tidak kompetitif.

Industri elektronika dalam negeri juga katanya, masih belum memiliki fasilitas manufaktur dasar untuk produk elektronik.

Demikian juga adanya kejanggalan dimana tarif bea masuk impor bahan baku elektronik, jauh lebih tinggi dibanding tarif bea masuk produk jadi sehingga dapat mengurangi daya saing industri dalam negeri.

Tidak kalah pentingnya juga untuk dicermati, dimana saat ini biaya tenaga kerja dalam negeri mulai dirasakan mahal yang berpotensi mengurangi minat investor asing dan dalam negeri untuk menanamkan investasinya di Indonesia. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar