8.700 Mahasiswa Ikut Program Pendampingan Pertanian

9615-pagi2

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pemerintah melibatkan sekitar 8.700 mahasiswa dalam program pendampingan pertanian dalam upaya mewujudkan program kedaulatan pangan.
Para mahasiswa itu akan berperan mendampingi dan nanti ke depan akan ada yang magang, seperti penyuluh. Mereka mengedukasi petani kita. Hal itu dikemukakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman seusai mendampingi pengurus Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Se-Indonesia (FKPTPI) menghadap Presiden Jokowi, di Istana Merdeka Jakarta, Senin (8/6/2015).
Amran mengatakan, bersama para dekan, perwakilan Dekan Pertanian Seluruh Indonesia, pemerintah akan melanjutkan kerja sama dengan mahasiswa dan para dosen.
Sekretaris Jenderal FKPTPI Wan Abbas Zakaria menyebutkan, ke depan peran perguruan tinggi pertanian akan terus ditingkatkan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Tanah Air.
“Kita libatkan mahasiswa, dosen dan laboratorium untuk pembangunan pertanian ke depan termasuk pengembangan teknologi, SDM pemberdayaan kelembagaan petani,” kata Wan Abbas Zakaria, yang juga Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, seperti dipetik dari laman Setkab, Senin petang.
Dikatakan, sekitar 500 demplot di seluruh Indonesia disiapkan untuk pengujian-pengujian teknologi pertanian. “Mudah-mudahan produktivitas meningkat, harga dijamin, sehingga income meningkat, kesejahteraan petani juga meningkat,” katanya.

Wan Abbas juga menyebutkan ada program pendampingan oleh mahasiswa dan alumni PT Pertanian di 19 provinsi di Indonesia. “Harapannya produksi meningkat, indeks pertanaman meningkat, kesejahteraan petani juga meningkat,” katanya.
Dikatakan, Presiden Jokowi mendukung berbagai program yang dilaksanakan FKPTP. (ril/ender)

Berita Terkait

Komentar

Komentar