84 WNI Memiliki Rekening Gendut di Bank Swiss

gambar-tumpukan-uang-dollar
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui banyaknya warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki rekening gendut di bank luar negeri. Termasuk 84 rekening bernilai miliaran dolar AS di bank Swiss.

Kata Menkeu Bambang, kelompok masyarakat tajir di Indonesia, terbukti banyak memiliki simpanan dana di bank-bank asing. “Ya memang benar begitu kenyataannya. Jumlahnya, cukup besar,” kata Menkeu Bambang di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, akhir pekan lalu.

Lalu siapakah pemilik rekening gendut itu? Jawabnya, pemilik rekening tambun itu didominasi pengusaha sumber daya alam (SDA) yakni perkebunan dan tambang. “Kebanyakan pengusaha berlatar belakang SDA. Dana mereka banyak parkir di luar,” paparnya.

Menurutnya, para pengusaha sektor SDA itu, aktif melakukan kegiatan ekspor. Sehingga, dana yang dimiliki sebagian besar dalam bentuk dolar AS. “Mereka banyak ekspor dari hasil SDA terutama. Kemana tuh masuknya uang itu, ya ke bank asing. Kira-kira balik lagi ke Indonesia? Makanya kita upayakan melalui tax amnesty,” katanya.

Sebelumnya, sumber di sebuah kementerian, menyebut adanya 84 warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki rekening gendut di Bank Swiss. Nilainya, jangan ditanya, pastilah miliaran dolar. Kabarnya, pemilik rekening ini variatif mulai dari politisi, pengusaha dan penguasa. Walah.

Dengan data tersebut, wajarlah bila Kementerian Keuangan sangat bernafsu untuk menarik dana tersebut agar pulang kampung (reaptriasi). Sayangnya, upaya merepatriasi rekening jumbo itu sedikit terganjal karena DPR menunda pembahasan RUU Tax Amnesty.(red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar