89 WNI Belum Bisa Pulang Masih Terjebak di Pelabuhan Kota Aden

Bentrokan-Antara-Kelompok-H

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia mengaku masih sangat prihatin dengan kondisi WNI di Kota Aden, karena situasi di sana sangat mencekam. Kendati sejak Desember 2014 Kemlu sudah berhasil memulangkan 700 WNI yang terjebak konflik sengit di Yaman, namun masih ada 89 WNI yang belum bisa pulang ke Indonesia karena masih terjebak di pelabuhan Kota Aden.

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, situasi di Kota Aden berubah sangat cepat. Saat ini jalur udara mau pun darat sudah tidak memungkinkan untuk dijadikan opsi. Satu-satunya jalan yang memungkinkan hanya jalur laut melalui pelabuhan di Kota Aden.
“Masih ada 89 WNI kita di Kota Aden. Kami sangat prihatin dengan kondisi mereka yang sampai saat ini belum dapat keluar ke pelabuhan.

Kondisi Aden saat ini sangat mencekam, bentrokan kelompok Houthi dan faksi loyalis Presiden Yaman, Mansour Hadi, makin kesini makin parah,” ujar Retno, menanggapi pers di Jakarta, Selasa (7/4/15).

“Sebagaimana teman-teman ketahui, beberapa hari lalu, kami sudah siapkan kapal untuk menjemput WNI di sana untuk dievakuasi ke Djibouti. Namun, saat sudah merapat ke pelabuhan Aden, situasi berubah sangat cepat sehingga 89 WNI di sana hingga kini belum bisa keluar. Saat itu, hanya 10 WNI yang dapat terangkut ke kapal dan sekarang sudah berada di Djibouti,” jelasnya (ril/mar)

Berita Terkait