Adian Napitupulu, Politisi yang Mabuk Kekuasaan

index.jpggggggggg

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Nama anggota Komisi VII DPR yang juga politisi PDI-P Adian Yunus Yusak Napitupulu, ikut meramaikan panasnya persaingan jelang Pilkada 2017.

Bukan karena Adian sebagai bakal calon gubernur, namun karena sering menyindir relawan Teman Ahok dan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit menilai, aksi Adian sebagai cermin politisi yang mabuk akan kekuasaan dan mengabaikan kepentingan rakyat Jakarta. Arbi bahkan menyebut Adian bimbang dan tidak tahu arah dan tujuan dalam berpolitik.

“Dia itu cuma politisi mabuk. Dia gak tahu dari mana dan mau ke mana. Intinya dia hanya ingin berkuasa, itu doang. Orang-orang seperti ini yang paling ekstrim, karena ya itu tadi, politisi mabuk,” kata Arb.

Sebelumnya, Adian yang adalah Pembina Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), sempat melontarkan sindiran terhadap relawan Teman Ahok dalam melakukan verifikasi manual sejuta KTP yang dikumpulkan, untuk membuktikan kepada beberapa politisi yang sanksi terhadap keabsahan KTP tersebut, dan salah satunya adalah Adian.

“Mengumpulkan KTP dan memverifikasi KTP sendiri itu sama seperti sebuah permainan yang dimainkan sendiri, disoraki sendiri, diwasiti sendiri, lalu dipuji-puji sendiri dan terakhir ya tertawa bangga sendiri,” ujar Adian lewat pesan tertulis kepada media.

Tak cukup sampai di situ, Adian juga menyindir Ahok yang hingga sekarang belum menentukan jalur partai atau independen yang dipilih untuk maju pada Pilkada nanti. Dia bahkan menyebut mantan Bupati Belitung Timur itu sedang galau.(red)

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar