Airlangga Dipastikan Tetap Memimpin Golkar

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar di Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar akhir tahun ini, berujung pada rekonsiliasi yang dilakukan oleh kedua kandidat.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengakhiri persaingannya dengan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, setelah mereka berdua menggelar pertemuan yang diakhiri oleh pernyataan Bamsoet yang tetap mendukung Airlangga untuk kembali menjadi ketua umum partai berlambang pohon beringin itu.

Tentu langkah yang dilakukan oleh Bamsoet mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak internal partai golkar. Salah satunya Ketua Bappilu Golkar Jabar MQ Iswara yang menilai sikap Bamsoet lebih mementingkan kebesaran dan kemajuan partai dibanding kepentingan pribadi.

“Ini menunjukan kedewasaan sebagai politikus yang andal sekaligus sikap negarawan Bamsoet yang berpikir untuk kepentingan yang lebih besar,” kata Iswara.

Iswara yang juga tim sukses (timses) pemenangan Airlangga merasa lega dengan rekonsiliasi yang dilakukan oleh kedua tokoh ini. Karena lanjut dia, lebih baik energi dan strategi politik yang dilakukan oleh mereka berdua dipakai untuk terus membangun partai golkar ke depan.

“Lebih baik energi yang luar biasa dari Pa Airlangga dan Pa Bamsoet dioptimalkan dan disinergiskan untuk membesarkan Partai Golkar,” tegasnya.

Dengan demikian kata Iswara, hasil dari rekonsiliasi antara kedua tokoh ini dijadikan momentum untuk menatap ke depan agenda-agenda politik yang harus dihadapi oleh partai golkar.

“Golkar harus memaksimalkan kadernya di Kabinet Indonesia Maju,  menetapkan kader-kader terbaiknya untuk duduk di pimpinan AKD DPR dan MPR RI. Kemudian fokus untk pemenangan Pilkada Serentak 2020. Dan diatas segalanya, sebagai kontestan Pemilu legislatif, Golkar harus berjuang kembali menjadi pemenang Pemilu legislatif tahun 2024,” pungkasnya.(red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar