Akhir Tahun Akan Keluar Mobil Murah

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Pemerintah akan mengeluarkan regulasi mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC), akhir tahun ini. “Tahun pertama sepertinya kami tetapkan di level 40 persen dulu supaya model bisa dipasarkan ke negara ASEAN tanpa dikenai pajak,” kata Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kementerian Perindustrian, di sela-sela The 7th Indonesia International Automotive Conference di Kemayoran, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Kondisi ini, lanjutnya, sekaligus membuka pasar negara anggota ASEAN sesuai kesepakatan pasar bebas di area ini (FTA). Artinya, dengan tahun pertama saja, setiap merek sudah bisa diekspor ke negara ASEAN lainnya, tanpa dikenai pajak bea masuk (import duty).

Pemerintah Indonesia mengategorikan 14.000 komponen yang terkandung pada setiap mobil. Dari jumlah itu, pengelompokan jenis komponen dilakukan sehingga mengerucut pada 100 jenis rangkaian komponen.

“Dalam aturan itu nanti kami tetapkan, jenis rangkaian komponen mana yang wajib diproduksi pada tahun pertama, kedua, ketiga dan seterusnya sampai terpenuhi semuanya,” lanjut Budi. Dia menambahkan, setiap komponen yang diwajibkan produksi ditentukan sesuai mekanisme industri sehingga tidak memberatkan tiap-tiap merek.

Selain LCGC, menurut Budi, pemerintah punya proyek lain, yakni mobil dengan mesin 1.200 cc ke atas yang berada dalam regulasi Proyek Mobil Beremisi Rendah (Low Carbon Emission Project).

“Untuk mobil kapasitas 1.200 cc ke atas, nanti insentif yang diterima sesuai dengan teknologi yang ditawarkan. Soalnya, penetapan konsumsi BBM-nya sama, jadi mereka harus berlomba-lomba menawarkan teknologi tinggi,” beber Budi.

Insentif nantinya juga akan disiapkan untuk produk mobil ini, tetapi tidak sebesar yang disiapkan untuk LCGC karena persyaratannya lebih ringan. Jika LCGC wajib 80 persen TKDN, maka mobil 1.200 cc ke atas hanya 40 persen.

“Soal angka persentasenya masih belum bisa dikasih tahu, nanti tunggu keppres-nya aja keluar,” katanya. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar