Akhirnya Keramba Jaring Apung di Danau Toba Dibongkar Demi Kelestarian

MEDAN, (tubasmedia.com) – Kapolda Sumatera Utara Irjend Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi mengapresiasi sikap Manarsar Siahaan yang dengan rela membongkar Keramba Jaring Apung (KJA) miliknya dari Danau Toba.

Langkah ini kata Kapolda sebagai bentuk dukungan dalam upaya kesuksesan pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Destinasi Pariwisata Danau Toba menjadi Pariwisata Go Internasional.

Sebagaiaman diketahui, dalam rangka mendukung program KSPN Destinasi Pariwisata Danau Toba menuju pariwisata Internasional, Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB, Mayjend TNI Hassanudin menertibkan dan penataan KJA di kawasan wisata pantai Danau Toba Desa Lumban Silintong Kecamatan Balige.

“Salut kepada pak Manarsar, dengan kesadaran dan kerelaannya membongkar KJA miliknya dari Danau Toba demi kelestarian dan kebersihan perairan Danau Toba sebagai lokasi destinasi pariwisata layak didukung dan difasilitasi untuk membuka usaha baru untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,”ujar Kapolda.

KJA  milik Manarsar Siahaan (55) sebanyak 10 petak dan sudah lama dikelolanya. Sementara berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 539 KJA di kawasan Danau Toba Kabupaten Toba, 130 KJA di Balige, salah satu dimiliki Manarsar Siahaan.

Pemerintah lanjutnya, telah melakukan berbagai tahapan sosialiasi dan pendekatan secara persuasif supaya para pelaku usaha KJA tidak mengembangkan lagi usahanya.

Bupati Toba Poltak Sitorus menyambut baik respon Manarsar Siahaan yang dengan suka rela membersihkan dan membongkar KJA nya dari dalam perairan Danau Toba.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga berterimakasih atas dukungan masyarakat Toba untuk mendukung KSPN dan mewujudkan Danau Toba menjadi pariwisata super prioritas.(roris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar