Anies dan Giring Saling Sindir, Perdebatan Semakin Panas

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Balas berbalas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua Umum PSI Giring Ganesha belum tuntas. Saling balas Anies vs Giring malah makin panas. Anies dan PSI, partai yang dipimpin Giring, memang berseberangan.

Anies adalah figur sentral di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sedangkan PSI sosok oposisinya. Hubungan Anies dan PSI makin panas setelah Giring Ganesha melempar serangan ‘pembohong’ dan menolak Anies menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya.

Perseteruan ini memanas setelah Anies Baswedan mengundang Nidji, band yang dulu dipimpin Giring sebagai vokalis, untuk check sound di Jakarta International Stadium (JIS) dibumbui pujian ‘tanpa suara sumbang’.

Dirangkum detikcom, Sabtu (22/1/2022), Giring kemudian mengunggah sepenggal lagu ‘Jangan kau dengarkan suara sumbang’. Meski demikian, Giring tak menyertakan nama Anies kali ini.

Giring juga sempat meninjau lokasi Formula E di Ancol, Jakarta Utara. Kaki Giring kejeblos ketika dia mendapati tanah di sana masih lembek dan hanya dihiasi pemandangan kawanan kambing. Aksi Giring ini kemudian dijawab Anies Baswedan.

Dalam podcast yang ditayangkan YouTube Total Politik, Anies ditanya tentang seseorang yang mendatangi lokasi Formula E sembari mengkritik pemandangan kambing berkeliaran. Anies menjawab dengan menyinggung waktu longgar sosok itu.

“Ya kasihan juga ya, waktunya longgar betul, kalau kita-kita yang agak sibuk ini nggak cukup waktu untuk keliling-keliling, nggak perlu,” kata Anies Baswedan.

Meski demikian, Anies Baswedan enggan mengomentari aksi Giring lebih jauh. “Saya nggak usah komentar deh yang itu,” ujarnya.

Perihal mengapa Formula E harus diselenggarakan di tengah fokus pandemi COVID-19, Anies menjawabnya dengan berbicara biaya komitmen Formula E yang telah dibayarkan pada 2019 sebelum pandemi.

“Karena sudah dibayar sebelum pandemi. Jadi kalau ada yang bilang ini kan masa pandemi kenapa uangnya dikeluarin. Uangnya udah dikeluarin sebelum pandemi. Itu di 2019,” katanya.

“Kita itu kan 2020 bulan Juni rencananya, jadi semua sudah dilakukan pembayarannya 2019, semuanya. Itu belum ada pandemi tuh, jadi sesudah pandemi kita nggak ada pengeluaran lagi,” ujar Anies.

Setelah pernyataan Anies ini ramai diperbincangkan termasuk dibalas PSI yang meminta mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu turun ke lapangan, Giring Ganesha kembali beraksi. Di belakang JIS yang dibanggakan Anies, dia menjenguk warga yang disebutnya korban gusuran proyek.

Aksi menemui warga di belakang JIS diunggah Giring lewat media sosialnya. Dalam foto-foto yang dibagikannya, Giring terlihat berbincang dengan warga di lokasi yang terlihat berdekatan dengan stadion, bersosialisasi hingga menyerahkan bantuan goodie bag berlogo PSI.

Di salah satu foto berlatar belakang JIS itu, Giring yang mengenakan jersey Real Madrid terlihat memejamkan mata. Sosok Firaun dibawa-bawa Giring dalam keterangan foto unggahannya.

“Seperti biasa @psi_id selalu melakukan aksi sosial kepada warga dan kebetulan hari ini kami temukan beberapa warga yang kurang beruntung tergusur oleh proyek yang dulu katanya hanya Firaun yang bisa melakukan,” kata Giring.

Siapa yang ditembak Giring via sindiran Firaun ini? Menilik ke zaman kampanye, Anies Baswedan pernah berbicara soal pembangunan kota megah yang, katanya, Firaun pun bisa.

“Kalau hanya membangun kota yang megah, Firaun pun dulu bisa membangun kota yang megah,” kata Anies–saat itu calon gubernur DKI–kepada warga di Jalan Al-Hidayah RT 03 RW 04, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2017).

Saat itu, Anies menyebut pembangunan berkeadilan belum dirasakan warga. Firaun, kata Anies, yang mampu membangun kota megah, juga tidak dapat menghadirkan keadilan di zamannya.

 

“Tapi menghadirkan keadilan. Nah, itu nggak bisa karena di sana (zaman Firaun) nggak ada,” katanya lagi kepada warga saat itu. (sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar