Bagi UMKM, MEA Peluang Besarkan Bisnis

IMG_euis

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) harus dinilai sebagai peluang untuk membesarkan bisnis.

“Tantangannya sangat ketat, namun kita jangan melihat hal itu. Bahwa, MEA bukan hambatan untuk perdagangan kita,” papar Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Euis Saedah di Jakarta, Kamis (21/04/2016).

Menurut Euis, pasar bebas Asean (MEA) bakal membuka lebar segala bentuk perdagangan di kawasan. Artinya pangsa pasarnya berjumlah 600 juta jiwa lebih. Sudah selayaknya, pelaku UMKM di tanah air memanfaatkan kesempatan ini.

“Kita tidak perlu takut, selama kita memiliki daya saing yang kuat, dan sumber daya manusia yang unggul pula,” kata dia.

Menurut Euis, Indonesia dengan jumlah pennduduk 250 juta jiwa, hampir setengah dari pangsa pasar di Asia Tengara. Tidak heran jika Indonesia selalu menjadi incaran bagi pelaku usaha dari negara-negara lain.

“Tapi itu juga menjadi peluang kita untuk meningkatkan peluang kita, kita bisa menjalin kerjasama dengan para pelaku Asean, guna memperluas jaringan usaha kita,” papar Euis.

Selain itu, lanjut Euis, konsumen sebaiknya tidak bersikap sinis terhadap produk-produk Indonesia. Meskipun kualitas produk negera lain lebih bagus, pelaku usaha dalam negeri terus berjuang untuk meningkatkannya. “Bukan malah menjatuhkan produk-produk yang berasal dari Indonesia,” katanya. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar