Bahan Baku Naik? Industri Komponen Otomotif Jabar Mulai Goncang

TluiKIxJ
BANDUNG, (tubasmedia.com)- Industri komponen otomotif Jawa Barat (Jabar) saat ini mulai goncang. Penyebabnya karena harga bahan baku naik seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Akar permasalahannya berhubungan dengan masalah bahan baku atau material yang masih impor di antaranya aluminium, biji plastik, dan komponen karet.
Menurut Ketua Bidang Komunikasi Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asia Nusa) Dewa Yuniardi, kenaikan harga bahan baku tersebut tidak diiringi dengan peningkatan harga produk. Kondisi ini menyebabkan pemesanan produk komponen, terutama aftermarket, mengalami penurunan.

Selain itu, persaingan komponen lokal semakin kalah akibat banjirnya produk impor ke dalam negeri. Sebab komponen aftermarket yang diproduksi belum bisa bersaing dengan produk impor karena harganya jauh lebih murah.

Dewa menyesalkan bahan baku dari dalam negeri terus diekspor untuk industri komponen di luar negeri. Padahal seharusnya bahan baku itu digunakan pelaku lokal sehingga tidak mengandalkan impor.

Untuk menyiasatinya, pemerintah perlu membuat regulasi guna menguatkan industri komponen lokal. Hal ini dilakukan agar komponen otomotif lokal bisa diproteksi dan mampu bersaing dengan produk impor. Namun Dewa tetap saja pesimistis produksi komponen otomotif Jawa Barat mampu bersaing saat pasar bebas ASEAN diberlakukan akhir tahun ini. Apalagi kondisi masyarakat Indonesia masih konsumtif terhadap barang impor. Solusinya pemerintah harus membuat regulasi terkait penguatan komponen produk local. (marto tobing)

Berita Terkait

Komentar

Komentar