Bantuan Jitut dan Jides Terkendala Musim Hujan

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PURBALINGGA, (Tubas) – Sebanyak 17 kelompok tani dari empat kecamatan menerima bantuan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) dengan luas 3.000 hektar. Sebanyak 22 kelompok tani dari 10 kecamatan dengan luas 2.000 hektar menerima bantuan Jaringan Irigasi Desa (JIDES).

Kedua bantuan jaringan itu di Kabupaten Purbalingga menelan dana Rp 4,1 milar yang dialokasikan dari APBN. Diperkirakan pelaksanaannya bantuan tersebut akan menemui kendala akibat memasuki musim penghujan, kata Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Dintanhutbun) Lili Purwati, baru-baru ini.

Menurut Lili Kabupaten Purbalingga menerima bantuan tersebut akhir Oktober dan tekhnis pelaksanaan JITUT dan JIDES ini mirip dengan PNPM Mandiri Pedesaan yaitu harus memberdayakan masyarakat. Masing-masing kelompok tani segera mempersiapkan program dan rencana kerja yang matang termasuk jadwal pelaksanaan kegiatan karena dana yang segera masuk ke rekening mereka selambat-lambatnya tiga hari sudah dapat dicairkan.

Dia menambahkan segala sesuatunya terkait dengan kondisi pelaksanaan tersebut, masing-masing kelompok tani membuat laporan tertulis dan tidak mengada-ada. Dana sebanyak Rp 4,1 milar itu termasuk biaya desain gambar serta konsultasi karena yang terlibat di dalamnya lebih banyak masyarakat petani sendiri yang melakukan swakelola. (jhon h)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.