Banyumas Jadi Lokasi Pelestarian Budaya

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BANYUMAS, (Tubas) – Kabupaten Banyumas akan menjadi lokasi peluncuran pilot project Pelestarian Adat Istiadat dan Budaya Tahun 2011 Tingkat Nasional. Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (Bapermas PKB) Kabupaten Banyumas, Ir Wahyu Budi Saptono Msi., di ruang kerjanya, Rabu pekan silam. Rencana launching itu telah dirapatkan bersama dinas/instansi terkait, camat, dan kepala desa lokasi, kelompok masyarakat, dan LPM Unsoed Purwokerto.

Wahyu menjelaskan, enam kabupaten yang menjadi lokasi pilot project tingkat nasional selain Banyumas, yakni Kabupaten Halmahera Barat, Maros, Tanah Laut, Empat Lawang, Lima Puluh Kota, dan Lebak. Rencananya launching akan dilaksanakan pada pertengahan Oktober 2011, yang akan dihadiri oleh para pejabat tinggi dari pusat dan daerah.

Dikemukakan, desain rencana kegiatan untuk menyemarakkan launching di samping acara pokok upacara adalah gelar seni budaya, dialog interaktif tentang pentingnya penelusuran sejarah berdirinya desa sebagai bentuk pengembangan otonomi asli desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di desa, Musyawarah Nasional Kelompok Masyarakat Pelestari Adat Istiadat dan Nilai Budaya Masyarakat, serta Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat pelestari adat istiadat nilai budaya expo 2011. “Ini akan disampaikan dalam rapat di Jakarta nanti,” kata Wahyu.

Kabupaten Banyumas akan menerima bantuan dana sebesar Rp 416.000.000 untuk 5 pokmas yaitu Pokmas Mandala Kaloka, Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Bono Keling Desa Pekuncen Jatilawang, Sekar Wigati Desa Gerduren, Purwojati, Saka Tunggal Desa Cikakak, Wangon dan Pasir Luhur Desa Pasir Wetan, Karanglewas yang pembagiannya akan diatur kemudian, katanya. (nas sibarani)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar