BDI Padang Sedang Bangun Sarana Inkubator Bisnis

PADANG, (tubasmedia.com) – Menciptakan tenaga kerja industri yang kompeten di bidang bordir dan fesien, sekaligus mengurangi angka pengangguran adalah menjadi tugas utama Balai Diklat Industri (BDI) Padang.

Demikian ditegaskan Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Surya Agusman kepada wartawan saat berkunjung ke kantor BDI Padang, bisnis untuk wirausaha

‘’Maaf, kehadiran bapa ibu wartawan di tempat kami, kurang nyaman karena kami sedang melakukan renovasi,’’ kata Agus memulai obrolan dengan wartawan.

Namun demikian katanya, kendati sedang renovasi, tugas utama BDI Padang tetap nerjalan lancar.

Satu lagi tugas kami, kata Agus, adalah menumbuhkembangkan wirausaha baru melalui inkubator bisnis.

Berdasarkan Peratutan Menteri Perindustrian No 40/M-IND/PER/5/2014 tentang organisasi dan taa kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri, mempunyai tugas melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi sumber daya manusia (SDM) dengan fokus spesialisasi produk bordir dan fesien.

‘’Juga memiliki salah satu fungsi penyelenggaraan inkubator bisnis  untuk industri kecil dan menengah,’’ katanya.

BDI Padang menurut Agus menjadi lembaga inkubator bisnis yang professional dan unggul dalam membangun startup bisnis bordir dan fesien yang terkemuka di Indonesia tahun 2025.

Untuk itu kini BDI Padang sedang membangun sarana dan prasarana inkubator bisnis, menyiapkan pendanaan yang memadai dalam pelaksanaan inkubator bisnis, membangun kerjasama inkubator bisnis dengan lembaga pemerintah, swasta, perguruan tinggi serta lembaga terkait lainnya.

‘’Jika wirausaha tumbuh berkembang di Padang, secara otomatis akan akan ikut serta meningkatkan perekonomian daerah dengan menambah kompetensi masyarakatnya,’’ kata Agus. (sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar