Belum Ada Sentimen Positif Membuat Rupiah Cenderung Melemah

rupiah

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada memaparkan, meski nilai tukar Yuan menguat pasca merespon kenaikan data GDP YoY China namun, tidak diikuti oleh Rupiah yang masih betah di zona merah.

Tampaknya rilis GDP tersebut secara tidak langsung membuat laju Yen mengalami pelemahan terhadap US$. “Kemudian, US$ pun memanfaatkan kondisi tersebut untuk bergerak menguat sehingga mengakibatkan Rupiah menjadi korban dari take-off nya US$,” tutur Reza, Rabu (21/1/15).

Dari dalam negeri pun belum ada sentimen yang positif yang mampu membuat Rupiah beranjak dari zona merah sehingga terlihat Rupiah terus tertekan. Laju Rupiah berada di bawah target level support 12.620.

“Tidak jauh berbeda dari sebelumnya dimana belum adanya sentimen positif signifikan masih akan membuat laju Rupiah variatif dengan cenderung melemah,” imbuh Reza.

Tetap perlu mewaspadai setiap potensi perubahan. Rp 12.665-12.648 (kurs tengah BI) (angga)

Berita Terkait