Bisnis MLM, Tetap Tumbuh Subur di Masa-masa Sulit

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Industri penjualan langsung atau direct selling (multilevel marketing – MLM) tetap tumbuh subur di masa-masa sulit. Kegairahan industri ini menjadi bukti kontribusi ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Bahkan bisnis penjualan langsung dalam negeri diyakini memiliki prospek yang cukup cerah dan akan semakin berkembang,’’ kata Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI), Andrew Susanto kepada pers di Jakarta kemarin.

Disebutkan bahwa sistem penjualan langsung menjadi pilihan usaha di saat krisis ekonomi melanda negeri mengingat penjualan langsung dapat digerakkan dan menjadi pilihan berwirausaha hanya dengan modal minimal.

Selama enam tahun ini AP2LI telah berhasil jadi wadah pembentukan mental wirausaha tangguh dengan program pelatihan yang berkualitas sehingga tidaklah aneh jika sampai saat ini kegairahan akan sistem penjualan langsung tetap tinggi hingga saat ini.

Menurutnya hal itu dapat dibuktikan dari proses permohonan verifikasi dalam rangka penerbitan SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) yang dilakukan AP2LI mencapai lebih dari 60 perusahaan sepanjang 2019.

Ditambahkan, di tahun 2020 pihaknya akan bersinergi dengan pemerintah dalam rangka mengawal dan menjaga MLM yang aman dan sehat.

Sementara itu, Dicky Suryajaya, CEO Bitrexgo Solusi Prima mengatakan asosiasi ini menjadi wadah pembinaan sekaligus wadah edukasi penting bagi industri penjualan langsung dan berjenjang di Indonesia.

“Kami bangga masuk AP2LI karena kami telah diberikan pembinaan yang baik sebagai bekal untuk terjun berbisnis yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami harap juga jadi bagian pengembangan industri penjualan langsung dan berjenjang di Indonesia. Kehadiran AP2LI sebagai wadah resmi memberikan kami keamanan dan semakin dipercaya oleh anggota,” ujar Dicky yang juga anggota AP2LI di Jakarta.

Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) dibentuk  19 Maret 2014.  Asosiasi ini menghimpun para perusahaan yang bergerak di bidang industri penjualan langsung (direct selling) dan penjualan berjenjang (multi level marketing) di Indonesia. Saat ini total anggota yang tergabung dalam AP2LI sebanyak 82 anggota.

Semenjak didirikannya, AP2LI memiliki visi untuk menjadi sebuah wadah berhimpun dan berkembang bagi perusahaan – perusahaan penjualan langsung dan berjenjang di Indonesia, agar kualitas dan partisipasi industri penjualan langsung dalam pembangunan perekonomian nasional Indonesia dapat lebih ditingkatkan dan terarah sehingga dapat menjadi salah satu industri yang strategis dalam perekonomian nasional Indonesia.(sabar)

Berita Terkait

  • Tidak Ada

Komentar

Komentar