Bom Solo Dikhawatirkan Ganggu Masuknya Investor

Bom-Solo.jpgggggggggggg

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Solo, Jawa Tengah mengejutkan banyak pihak. Kejadian tragis sehari sebelum Lebaran ini, dikhawatirkan bisa mengganggu masuknya investor.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani melihat, teror bom Solo belum berpengaruh besar terhadap kegiatan sosial ekonomi masyarakat.

“Yang di Solo saya rasa masyarakat kita sudah tahan dari kejadian bom yang terjadi. Recovery cepat,” kata Rosan di Jakarta, Kamis (7/7/2016).

Di sisi pengusaha, kejadian itu juga belum memberi implikasi buruk lantaran kinerja industri tengah menurun sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri. Rosan menegaskan, dampak teror itu sangatlah kecil bagi pelaku usaha.

“Terjadi di bulan puasa, pas pengusaha juga slow down, saat Lebaran ya. Dampaknya sangat minim secara kesuluruhan. Saya lihat bom ini enggak ada artinyalah,” tutur dia.

Namun diakui, sejumlah investor sempat menayakan perihal aksi teror bom yang kembali terjadi di Indonesia. Rosan pun telah memberi fakta lapangan, bahwa kejadian itu tidak membuat kinerja industri terpuruk.

“Sempat investor dari luar nanya. Kita sudah beri penjelasan bahwa itu bukan hal yang berdampak langsung maupun tidak langsung pada perekonomian,” katanya. (red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar