Bupati Mengakui, di Taput Infrastruktur Jalan dan Jembatan Masih Sangat Memprihatinkan

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Karena keterbatasan anggaran, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengatakan sejumlah pilihan pahit terpaksa ditempuh dalam upaya membangun daerah. Karena itu dia  memohonkan doa agar dipanjatkan para peserta Perayaan Natal Oikumene 2021 demi mengetuk pintu hati Presiden Joko Widodo.

“Pada Natal Oikumene hari ini, saya sebagai bupati memohon doa seluruhnya agar pintu hati Pak Jokowi dibukakan dan menandatangani Perpres pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya,” ujar Nikson di tengah agenda perayaan Natal Oikumene yang di gelar di Sopo Partungkoan Tarutung, Kamis (23/12).

Menurutnya, demi tujuan pembangunan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat, banyak hal yang masih harus dibangun dan dibenahi, termasuk pembangunan dan penataan kawasan destinasi wisata sebagai salah satu visi pemerintahannya.

Namun, keterbatasan anggaran dan refocusing sejumlah mata anggaran akibat pandemi COVID-19, terpaksa menimbulkan pilihan pahit yang harus ditempuhnya.

“Ada pilihan pahit yang harus ditempuh dalam menuntaskan prioritas pembangunan di Taput sebab infrastruktur jalan dan jembatan masih sangat memprihatinkan,” terangnya.

“Makanya, banyak kawasan wisata yang seharusnya segera dibangun dan ditata, namun karena kondisi keuangan, sejumlah infrastruktur lainnya yang masih sangat penting harus didahulukan pengerjaannya,” tambahnya.

Padahal, untuk memuluskan impian pembangunan yang diharapkan, kata Nikson, masih terdapat satu solusi yang sangat dimungkinkan untuk segera direalisasikan, yakni pendirian universitas negeri umum sebagai trigger utama.

“Yang saya perjuangkan adalah kepentingan anak cucu dan generasi mendatang. Mari kita sepakati, kita dengungkan terus, kita minta terus, bahwa universitas negeri umum harus hadir sebagai solusi,” tukasnya.

Perayaan Natal Oikumene 2021 yang dihelat secara sederhana diawali prosesi dari pelataran gedung Sopo Partungkoan yang dipimpin oleh pemuka agama lintas denominasi gereja.

Perayaan Natal bertema cinta kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan (Bdk 1 Petrus 1:22) dan menghadirkan Ephorus HKBP, Pdt Robinson Butarbutar sebagai pengkhotbah, mengakomodir peserta yang sengaja dibatasi, serta pelaksanaannya digelar sesuai protokol kesehatan. (roris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar