Bupati Nikson Nababan Serahkan Bantuan Benih Jagung dan Alsintan Kepada Kelompok Tani

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Bupati Tapanuli utara Drs Nikson Nababan Msi didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir. Sey Pasaribu , Ir. Marco Panggabean Staf ahli Bupati Bid. Ekonomi Pembangunan, Anggota DPRD Taput Ombun Simanjuntak dan beberapa Pimpinan Perangkat Daerah terkait menyerahkan bantuan benih jagung dan alat mesin pertanian di Gedung Sopo Partungkoan Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (25/09/2021).

‘’enyerahan bantuan benih jagung dan alat mesin pertanian  bersumber dari APBN dan APBD Kabupaten Tapanuli Utara TA. 2021, dimana maksud dan tujuan penyerahan Benih Jagung dan Alat Mesin Pertanian ini adalah untuk membantu para petani dan kelompok tani di Kabupaten Tapanuli Utara dalam rangka meningkatkan kualitas dan kwantitas produk petani’’, demikian Nikson Nababan menyampaikan di hadapan Koptan.

Sebagaimana kita ketahui kata Nikson, bahwa sebagian besar masyarakat kita adalah petani. Petani dalam usaha taninya tidak terlepas dari kebutuhan akan Sarana Produksi Pertanian berupa benih unggul maupun alat mesin pertanian. Dalam rangka mendukung visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, yaitu “Tapanuli Utara Sebagai Lumbung  Sumberdaya Manusia yang Berkualitas Serta Daerah Tujuan Wisata” terlebih pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Penggunaan benih unggul bersertifikat dan bermutu menjamin keberhasilan usaha tani. Komoditas jagung terus mengalami perluasan pasar dan menjadi komoditas unggulan bagi petani, sehingga diperlukan penggunaan benih jagung hibrida berkualitas dalam mendukung peningkatan produksi hasil komoditi jagung khususnya di Kabupaten Taput.

‘’Alat dan mesin pertanian memiliki berbagai peranan dalam usaha pertanian , antara lain meningkatkan kapasitas kerja sehingga luas tanam dan intensitas tanam, eksistensifikasi tanam dapat meningkat dan meningkatkan kualitas sehingga ketepatan dan keseragaman proses  dan hasil dapat diandalkan serta mutu terjamin,” harap Bupati Nikson.

 

Penerima manfaat adalah kelompok tani atau  kelompok tani yang bergabung dan bekerjasama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha. Menggunakan benih jagung dan alat mesin pertanian yang diterima untuk kepentingan kelompok tani, memelihara alat dan mesin pertanian agar beroperasi dengan baik, memanfaatkan bibit tanaman dengan baik. Berkoordinasi dengan aparat desa dan petugas penyuluh pertanian apabila ada masalah dibidang pertanian.

Dan berharap sasaran produksi yang telah ditargetkan dapat tercapai.(tony)

Berita Terkait

Komentar

Komentar