Bupati Nikson Resmikan Jembatan di Desa Dolok Nauli

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan didampingi Kadis PUPR Anggiat Rajagukguk dan beberapa Pimpinan OPD bersama Kapolres Taput diwakili AKP M Togatorop, Dandim 0210/TU diwakili Kapt Inf Sugino, Marfin Tanjung Manager Bagian SDM Mewakili Manager UP3 PLN Sibolga resmikan Jembatan Aekgodang, Dusun Tornauli Aekgodang, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Rabu (12/02).

Sebelum sambutan dan masuk ke Dusun Tornauli Aekgodang, diawali dengan penandatanganan prasasti dilanjutkan dengan pengguntingan pita. Dengan suasana sukacita yang luar biasa, masyarakat menyambut Bupati dengan tortor panomu-nomuon (tari penyambutan).

Dalam laporannya, Kadis PUPR Anggiat Rajagukguk menyampaikan laporannya bahwa jembatan ini dibangun pada tahun anggaran 2019 bersumber dari dana DAU dengan nilai kontrak 894.500.000.

“Selama pelaksanaan pekerjaan fisik Pembangunan jembatan ini mendapat dukungan dan sukacita yang sangat besar dari masyarakat hingga selesai dengan baik,” ujar Anggiat.

Kepala Desa Desa Dolok Nauli Parlindungan Sinaga dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terimakasih yang sangat besar atas perhatian Bupati Taput yang sungguh luar biasa, walau dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit, kurang lebih 10 KK atau sekitar 40 orang jumlah penduduk di Dusun Tornauli Aekgodang ini tetapi Bupati Taput Nikson Nababan tidak pilih bulu, tidak meninggalkan kami.

Ratusan tahun kami tidak pernah merasakan dan menikmati jembatan seperti ini, yang bisa dilalui roda empat. Ini seperti mimpi dan kami rasakan ini kebaikan Bapak Nikson Nababan,

“Selama mengenal Pak Nikson Nababan, Saya rasakan beliau orang yang sangat baik hatinya. Sangat mudah tersentuh, luar biasa perhatiannya bagi orang kecil, beliau pemimpin yang luar biasa,” ujar Saut Hutapea, Putra Dusun Tornauli dari perantauan.

“Pembangunan jembatan ini berawal kunjungan saya ke dusun ini. Dusun ini memiliki sungai yang bersih, tanah yang subur, tapi tidak bisa masuk kendaraan roda empat sampai ke dusun ini. Penduduk sedikit karena banyak keluar dari Dusun karena masih terisolir dan bisa terjadi banjir. Pertama yang saya benahi adalah jalan masuk ke dusun ini hingga bisa masuk kendaraan roda 4 dan saya lihat jembatan yang menghubungkan jalan ke dusun ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan jalan kaki. Akhirnya saya putuskan harus dibangun jembatan yang bisa dilalui roda 4 sehingga dusun ini tidak lagi terisolir, perekonomian bisa semakin meningkat dan sejahtera,” ujar Bupati Taput Nikson Nababan.(tony)

Berita Terkait

Komentar

Komentar