Cameron Janjikan Dukungan Kesepakatan Dagang Uni Eropa Dengan Amerika Serikat

David Cameron yakin dengan perdagangan Uni Eropa - Amerika Serikat (Twitter)

David Cameron yakin dengan perdagangan Uni Eropa – Amerika Serikat (Twitter)

BRISBANE, (tubasmedia.com) – David Cameron telah berjanji untuk menempatkan “roket pendorong” di balik rencana untuk kesepakatan perdagangan bebas Uni Eropa – Amerika Serikat.

Perdana menteri Inggris tersebut mengatakan para pemimpin Uni Eropa dan AS telah bertemu dan semua setuju untuk pembentukan Transatlantic Trade and Investment Partnership (TTIP) dan disebutnya sebagai “kesepakatan yang kami inginkan”.

Berbicara di KTT G20, Cameron mengatakan bahwa argumen penentangan terhadap TTIP adalah “lemah” dan kekhawatiran atas NHS adalah sebuah “omong kosong”.

Banyak pihak yang berpikiran berlawanan dengan Cameron dan merasa prihatin tentang pembentukan TTIP, dimana memberikan perusahaan diberikan kekuatan untuk menuntut pemerintah jika mereka terkena imbas dari perubahan kebijakan pemerintah setempat.

Len McCluskey, sekretaris jenderal Trade Union menyerukan agar NHS dikecualikan dari kesepakatan.

Uni Eropa saat ini tengah menganalisis tanggapan pada elemen kontroversial TTIP yang akan memungkinkan investor asing bisa pergi ke pengadilan internasional untuk kompensasi jika pemerintah melanggar aturan dengan cara yang merugikan kepentingan perusahaan.

Cameron mengatakan ia “merasakan antusiasme” dari para pemimpin Uni Eropa dan Presiden AS Barack Obama dalam pertemuan di Brisbane sebelumnya, dan sekarang “berharap ada kemajuan” di TTIP.

Perdana Menteri Inggris mengatakan bahwa kesepakatan itu bisa didukung oleh argumen perdagangan bebas untuk pertumbuhan dan lapangan kerja dan investasi.

“Peluang untuk Inggris melakukan perdagangan lebih luas dengan Amerika Serikat sangat jelas,” katanya.

Berbicara tentang kekhawatiran atas perselisihan antara perusahaan dan negara, Cameron mengatakan: “Kami telah menandatangani kesepakatan perdagangan setelah kesepakatan perdagangan dan itu tidak pernah menjadi masalah di masa lalu.”

Pada NHS, ia berkata:. “Beberapa orang berpendapat dalam beberapa cara bahwa hal ini bisa merusak. Saya pikir itu adalah omong kosong. Ini dalah National Health Service kami. Ada dalam sektor publik, dan itu akan tetap di sektor public. Tidak akan berubah.”

“Tidak ada ancaman, saya yakin dari TTIP ke National Health Service dan kami hanya harus menghilangkan pikiran hal ini sebagai ancaman kosong.”

Gerakan protes Anti-TTIP diadakan bulan lalu di Inggris, Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol. Pada konferensi tahunan mereka pada bulan September, delegasi dari serikat Inggris secara bulat mendukung gerakan menentang TTIP. (Rizal Surya Pratama)

Berita Terkait

Komentar

Komentar