Daerah Akan Punya One Stop Service

Jokowi dan Mark Zuckerberg blusukan di Tanah Abang, Jakarta.

Jokowi dan Mark Zuckerberg blusukan di Tanah Abang, Jakarta. (foto: facebook)

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Diharapkan seluruh gubernur bisa menyampaikan ke bupati dan wali kota bahwa semua kota dan kabupaten wajib punya one stop service karena Indonesia ingin promosi besar-besaran mengenai investasi.

Demikian Presiden Jokowi di depan Gubernur se-Indonesia dalam pembukaan Rakornas Kabinet Kerja Tahun 2014 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/11). Acara ini juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jokowi mengancam akan memberhentikan Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada daerah-daerah jika belum menerapkan one stop service. Jokowi merasakan terlalu lambatnya pemerintah daerah dalam mengeluarkan perizinan.

Dalam kesempatan itu, Jokowi memberi tenggang waktu ke daerah mempersiapkannya pada tahun 2016. “Jika belum juga bisa terlaksana, DAK akan dicabut,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi ingin mengundang sebesar-besarnya investor menanamkan modal di Indonesia. Khususnya di bidang infrastruktur, seperti pelabuhan, jalan tol, power plant hingga jalur rel KA. “Tapi kalau sumber daya alam, hati-hati memberikan izin, hati-hati,” ingat Jokowi. (sabar)

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar