Dari 20 Juta Pemudik, Rp 200 Triliun Uang Beredar di Daerah

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Libur Ramadhan dan lebaran menjadi momentum penting bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Tak hanya menjadi perayaan saja, Pemerintah melihat upaya pemerataan ekonomi masyarakat di daerah bisa diperoleh dari para pemudik.

“Total ada 20 juta pergerakan orang saat mudik. Ini tentu akan menyejahterakan masyarakat di daerah,” kata Menpar Arief Yahya dalam keterangan yang diterima redaksi, kemarin.

Menpar menjelaskan, saat Ramadhan otomatis terdapat jumlah penurunan wisatawan nusantara (wisnus) sekitar 50 persen. Tercatat rata-rata pergerakan wisnus perbulan 20 juta, tetapi saat Ramadhan turun menjadi 10 juta.

Memasuki liburan Idul Fitri jumlah pemudik diperkirakan mencapai 20 juta, sehingga periode Ramadhan-Lebaran bisa terjadi pegerakan 30 juta wisnus atau naik 150%.

“Terjadi pergerakan uang selama Ramadhan-Lebaran diperkirakan Rp 800.000 per orang untuk sekali visit. Atau diperkirakan ada Rp 200 triliun dari 20 juta pergerakan wisatawan,” kata Menpar. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar