Demi Keadilan, Setya Novanto Harus Ditangkap

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Setya Novanto mangkir lagi dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua DPR RI itu memilih menginap dan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Siloam, Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel) karena gula darahnya naik. Dia pun emoh menjalani pemeriksaan KPK sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP, Senin (11/9).

“Di RS Siloam, dekat Semanggi. Ya, karena kemarin masuk dan sampai hari ini masih di RS, berarti nginep,” kata Idrus Marham, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar di KPK, Jakarta.

Upaya mengulur pemeriksaan ini mendapat perhatian dari Boyamin Saiman, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).
“Setelah panggilan kedua, maka harus ada upaya paksa membawa atau menangkap. Ini demi keadilan karena aku pernah mengalami upaya paksa perintah membawa,” katanya.

Meskipun kejadian 2011 itu statusnya sebagai saksi. Dan baru pemanggilan pertama yang dia tidak hadir di Polres Jakarta Selatan. Dikabarkan tim dokter KPK merapat ke RS Siloam, Semanggi, untuk memeriksa Setya Novanto. (roris)

 

Berita Terkait