Derap Prajurit Nara Singa Lodra Ditampilkan di TMII

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Dalam rangka menumbuhkembangkan, memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta memperkuat semanggat perjuangan bangsa terutama bagi generasi penerus, serta agar dapat memotifasi gelora semangat kewiraan, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melalui Anjungan Jateng di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mengirimkan duta seninya dari Kabupaten Blora dengan menampilkan “Derap Prajurit Nara Singa Lodra” pada acara pekan Wira Budaya 2011 (PWB) Minggu, (23/11) lalu.

Kepala Seksi Promosi dan Budaya AJTe Winarti Rahayu menjelaskan, dalam menyambut hari bersejarah seperti Sumpah Pemuda, Pancasila Sakti, HUT TNI dan hari Pahlawan, tiap tahunnya Provinsi Jateng ikut berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk “Karnaval Keprajuritan Nusantara 2011 yang diselenggarakan oleh TMII bekerjasama dengan TNI . “Tahun lalu Provinsi Jateng menjadi juara umum pada acara PWB tahun 2010. Pada Karnaval tahun ini masuk dalam salah satu dari 5 penyaji unggulan yang masing-masing mendapatkan piala dan piagam penghargaan dari Direktur Utama TMII.

Menurut Winarti, derap prajurit Nara Singa Lodra mempunyai arti derap prajurit manusia berkepala singa menggambarkan kewiraan, kesiap siagaan dan kekompakan prajurit kerajaan di wilayah Blora Jateng pada zaman dahulu.

Dia juga mengatakan, tim kesenian tersebut beranggotakan sebanyak 42 orang, yang terdiri dari penari barong sebanyak 10 orang, gendruwon 6 orang, begalan 8 orang, jaranan 6 orang dan penabuh gamelan sebanyak 12 orang. Rute keberangkatan dari Musium Keprajuritan dan finis di Plaza Tugu Api Pancasila TMII dengan jarak tempuh kurang lebih 1kilometer, dan diikuti oleh 16 Provinsi di Indonesia.

Pada acara tersebut hadir Pangdam Jaya, Direktur Umum TMII beserta jajarannya, serta Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Jateng Kusdarminto SE, MM dan Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, Kebudayaan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora Drs. Bondan Sukarno, MM. (audy)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar