Dijaga, Defisit Anggaran 2,2 Persen

Bambang-Brodjonegoro

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pemerintah terus menjaga defisit anggaran pada kisaran 2,2 persen dari PDB nasional tahun 2015. Caranya ? Pemerintah mengambil opsi mencari dana pinjaman secara bilateral atau multilateral.

Menurut Menkeu Bambang Brodjonegoro saat ini Indonesia sudah memiliki fasilitas pinjaman siaga (standby loan). “Standby loan kan sudah ada, tergantung kebutuhan” mjnelasnya.

Bambang Brodjonegoro pern ah menyampaikan, per 27 April 2015 defisit anggaran tercatat sebesar Rp 77 triliun. “Penerimaan Rp 370 triliun, belanja Rp 440-an triliun, sehingga posisi defisit anggaran Rp 77 triliun” ungkapnya.

Turunnya defisit anggaran , kata Bambang disebabkan oleh belanja yang tetap tumbuh, tapi penerimaan negara juga bergerak naik. (rel/edi s)

Berita Terkait