Dimulai Pembangunan Kawasan Industri dan Permukiman di Cikarang

TEKAN TOMBOL - Menteri Perindustrian Saleh Husin bersama (dari kanan-kiri) Komisaris Utama PT Plaza Indonesia Realty, Tbk. Franky Oesman Widjaya, Presiden Direktur PT Jababeka, Tbk. Setyono Darmono, Presiden Direktur dan CEO PT Plaza Indonesia Realty, Tbk. Rosano Barack, dan Wakil Presiden Direktur PT Plaza Indonesia Realty, Tbk. Boyke Gozali menekan tombol sirene tanda peresmian Ground Breaking Mayfair Estate & Parklands di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, 13 Juni 2015. (tubasmedia.com/istimewa)

TEKAN TOMBOL – Menteri Perindustrian Saleh Husin bersama (dari kanan-kiri) Komisaris Utama PT Plaza Indonesia Realty, Tbk. Franky Oesman Widjaya, Presiden Direktur PT Jababeka, Tbk. Setyono Darmono, Presiden Direktur dan CEO PT Plaza Indonesia Realty, Tbk. Rosano Barack, dan Wakil Presiden Direktur PT Plaza Indonesia Realty, Tbk. Boyke Gozali menekan tombol sirene tanda peresmian Ground Breaking Mayfair Estate & Parklands di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, 13 Juni 2015. (tubasmedia.com/istimewa)

CIKARANG, (tubasmedia.com) – Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan peletakan batu pertama (ground breaking) kawasan terpadu Mayfair Estate & Parklands di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (13/6/2015).

Kawasan yang dibangun oleh PT Plaza Indonesia Jababeka, perusahaan patungan PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan PT Grahabuana Cikarang (anak perusahaan PT Jababeka Tbk) itu, memiliki areal komersial 600.000 m2 di atas lahan seluas 12 hektare yang akan memadukan kawasan industri dengan permukiman, perkantoran, komersial, pendidikan, dan rekreasi secara integrasi sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini.

“Pembangunan kawasan industri baru akan diarahkan untuk bisa tumbuh menjadi kota-kota industri baru yang mandiri dan modern,” kata Menperin.

Oleh karena itu, Menperin memberikan apresiasi kepada PT Plaza Indonesia Jababeka yang telah berpartisipasi dalam program pembangunan kawasan industri baru.

Pembangunan Mayfair Estate & Parklands dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, pembangunan ditargetkan selesai pada tahun 2018 dengan nilai investasi sebesar Rp 2 triliun. Dimulai dari pembangunan hotel berbintang lima bertaraf internasional & serviced apartment, shopping center, condominium dan convention center. Selanjutnya, tahap kedua dan ketiga akan diperluas shopping center dan condominium. Sedangkan tahap keempat, pembangunan gedung perkantoran dengan standar internasional.

Menperin meyakini pembangunan kawasan terpadu tersebut dapat terselesaikan dengan baik, karena PT. Jababeka sebagai pelopor pembangunan kawasan industri di Cikarang sejak tahun 1989, selalu menciptakan inovasi yang kreatif dan terdepan dalam mengembangkan kawasan industri.

“Saat ini terdapat lebih dari 1.700 perusahaan multinasional dari 30 negara yang beroperasi di Kawasan Industri Jababeka. Hal ini jelas membuktikan bagaimana keseriusan dan komitmen yang tinggi serta profesionalisme dari Direksi PT. Jababeka dalam mengembangkan bisnisnya,” papar Menperin.

Menperin berharap PT. Jababeka dan pengembang kawasan industri lainnya agar dapat terus berperan dalam proyek pembangunan kawasan industri baru khususnya di luar Jawa. “Saat ini pemerintah akan bekerja keras untuk terus mendorong upaya pembangunan kawasan-kawasan industri baru terutama di luar Jawa,” tegas Menperin. (ril/ender)

Berita Terkait

Komentar

Komentar